suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-1

Misaki melamun sambil melihat kuenya yang terjatuh tadi, tindakan Chiaki tadi mengejutkannya.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-2

Chiaki ada di pinggir laut, merenung sendiri menatap langit malam. Misaki pulang, sebelum bertemu dengan Kanata dia menyiapkan hatinya dulu, berusaha bersikap tidak ada apa-apa. Kanata bilang Misaki telat, dia telah membuatkan makanan yang Misaki inginkan. Kanata menyiapkan sup nya, Misaki meminta maaf karena gagal membuat kuenya.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-3

Tadinya Misaki sudah membuatnya tapi jatuh saat mau dia masukkan ke kotak, disaat yang sama Chiaki pulang ke rumah. Misaki dan Chiaki bertatapan sekilas, Misaki segera membuat alasan pada Kanata kalau perutnya tiba-tiba sakit. Maaf, karena Kanata sudah menyiapkan makan malam, kalau begitu Misaki mau tidur dulu.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-4

Kanata menatap kepergiannya dengan kecewa, bagaimana pun juga sebelumnya Misaki sudah berjanji akan  memberikan jawabannya malam ini.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-5

Kanata mencoba melihat Misaki dari dalam kamarnya sendiri, namun Misaki di dalam kamarnya sedang lesu dan bingung sendiri dengan perasaannya. Chiaki menelfon seseorang, Kanata menyingkirkan dua piring hamburger  omelet buatannya tadi.

—-A Girl And Three Sweethearts—-

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-6

Misaki menelfon Wakaba, Wakaba terkejut sampai terduduk dari posisi berbaringnya, karena dia lagi perawatan ( Lagi…?, ini orang pasti waktu ditelfon Misaki adaaa aja kerjaannya, yang jadi supporter baseball lah.., pawai, akupuntur, perawatan kecantikannya bejibun :v, perasaan wajahnya gak ada bedanya deh~ wkwkwk ), si perawat kecantikan yang sedang bertugas sampai harus mendudukkan Wakaba kembali . Misaki sendiri tengkurap di balik selimutnya.

Apa?, Chiaki-san memeluk Sempai-nya?. Mungkin Chiaki-san ada rasa pada Misaki. Misaki mengelak, bisa saja bukan seperti itu, misalnya saat kita merindukan seseorang biasanya akan memeluk guling/bantal. Wakaba tetap yakin kalau Chiaki-san menyukai Misaki, tidak mungkin memeluk seseorang jika tidak ada perasaan cinta.

Wakaba bertanya lalu bagaimana dengan Kanata?, Misaki menjawab apa?. Misaki bilang justru itu masalahnya, dia melewatkan kesempatan untuk mengatakan isi hatinya ke Kanata karena Chiaki memeluknya. Misaki bahkan juga melewatkan kencannya dengan Kanata.

Wakaba mengingatkan pada Misaki kalau menunggu orang yang disukai tapi tidak datang-datang itu rasanya menyakitkan, Kanata tentunya tidak bisa menunggu Misaki terlalu lama.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-7

Misaki pikir Kanata ada di dapur, dia menyiapkan dirinya untuk mengutarakan perasaannya tapi rupanya yang ada di dapur adalah Touma. Kanata pergi untuk mengecek lokasi Dining Out, Touma merasa ada yang aneh, apa Misaki dan Kanata bertengkar?. Touma memanaskan makanan yang dibuat Kanata semalam, Misaki terkejut melihatnya. Touma menawarkan makanannya, tapi Misaki langsung berlari meninggalkan rumah.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-8

Misaki menuju ke Sea Candle Enoshima, Kanata sedang mengukur lokasi Dining Out. Misaki mendekatinya, apa Kanata menganggapnya orang asing?, kenapa tidak mengajaknya pergi mengecek bersama?. Kanata hanya menyuruhnya memotret tempat ini. Kanata mau menemui penanggung jawab lokasi,

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-9

Misaki meminta maaf atas kejadian semalam, Kanata hanya menatapnya dingin. Tapi segera tersenyum, apa boleh buat kalau Misaki sakit perut. Kanata pikir Misaki hari ini masih sakit jadi dia tidak mengajaknya melihat lokasi Dining Out. Kanata lalu mengajaknya bertemu penanggung jawab lokasi.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-10

Chiaki dan Kaede bertemu, Chiaki bilang ada yang ingin dia bicarakan dengan Kaede. Ekspresi Kaede berubah menjadi sedih, dia mungkin tahu apa yang akan Chiaki katakan padanya. Tapi sebelum Chiaki memberitahu apa yang ingin Chiaki katakan, Kaede ingin mengajak Chiaki pergi ke suatu tempat.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-11

 Kaede mengajak Chiaki ke taman hiburan, sejujurnya Kaede sudah lama ingin pergi kemari dengan Chiaki.

Mereka seharian bermain,

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-12

Di wahana terakhir Chiaki bilang setelah ini dia bertanya bolehkan setelah ini dia mengatakan sesuatu pada Kaede?. Kaede ingin melakukan satu hal lagi dengan Chiaki baru setelahnya dia akan mendengarkan Chiaki.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-13

Misaki melamunkan perkataan Wakaba, kalau dia memang menyukai Kanata maka Misaki harus menjawabnya karena Kanata tidak bisa menunggu lama. Kanata datang dan menempelkan minuman dingin ke pipi Misaki, Kanata penasaran apa yang sebenarnya Misaki pikirkan sampai begitu?.

Kanata membukakan minuman dan memberikannya pada Misaki. 

Minuman yang Misaki minum sekarang ini mengingatkannya pada masa kecilnya dulu, dia sangat ingin mengeluarkan kelereng dari dalam botolnya tapi tidak pernah bisa. Tiap meminum ini membuatnya merasa sedih, akhirnya Misaki hanya bisa membuang botol beserta kelereng di dalamnya.

Kanata bertanya memangnya kenapa Misaki ingin melakukan itu?, bukankah tidak ada banyak hal yang bisa dilakukan dengan kelereng itu?. Misaki menegaskan kalau benda-benda yang berkilauan selalu membuat perempuan bermimpi dan merindu. Kanat tetap tidak mengerti. Misaki bilang mengumpulkan mainan saat kecil itu menyenangkan, ngomong-ngomong apa mainan Kanata saat kecil?.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-14

Entahlah, Kanata tidak ingat. Yang Kanata ingat dia sejak kecil selalu memasak dengan ayahnya. Misaki memuji Kanata hebat.

Kanata : Apa?

Menurut Misaki Kanata hebat dan sudah mewujudkan impiannya menjadi koki Sea Sons. Kanata bilang bukankah Misaki impiannya juga sudah terwujud?, mendapatkan pekerjaannya saat ini.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-15

Benar, tapi sejujurnya Misaki ingin bekerja di toko kue terkenal yang ada di luar negeri. Keluarganya memiliki restoran dango jadi Misaki ingin merasakan kehidupan yang berbeda. Itu adalah impiannya sejak kecil, namun ketika dewasa dia merelakan semua impiannya itu.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-16

Kanata : Kau membuat semuanya jadi rumit,

Kanata lalu membuka bagian atas botol minumannya dengan menara Tokyo hadiah Misaki. Kanata berhasil mengeluarkan kelerengnya, ia memberikannya pada Misaki. Lihat, satu impianmu sudah terwujud, maka dari itu lindungi impianmu. Misaki senang mendengar kata-kata Kanata tersebut.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-17

Setelah Dining Out selesai ada hal yang benar-benar harus Misaki katakan pada Kanata. Kanata mengeluh “lagi?” , Kali ini Misaki mengajak Kanata bekerja keras demi Dining Out nya. Kanata menyetujuinya, mereka saling tersenyum . Kanata menatap matahari tenggelam dan Misaki kembali melihat kelerengnya. Satu impian kecilnya yang telah terwujud.

——Sukina Hito Ga Iru Koto—–

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-18

Kaede dan Chiaki bermain kembang api, Kaede berterima kasih pada Chiaki karena hari ini Kaede bisa melakukan hal-hal yang ingin Kaede lakukan bersama Chiaki. Kembang api Kaede sudah mati

Kaede : Ah.., sudah selesai,

Seakan menggambarkan hubungannya dengan Chiaki yang mungkin saja berakhir hari ini. Kaede membuang kembang apinya, sekarang bagi Kaede musim panasnya telah berakhir.

Chiaki dengan berat hati mau mengutarakan isi hatinya, “Ano-sa..”. Tapi Kaede mendahuluinya, dia juga ada yang ingin dikatakan pada Chiaki.

Kaede : Chiaki-san, mari kita putus. Temanku membuka sekolah musik di Boston.

Temannya mengajak Kaede bekerja di sana sekalian belajar di Boston. Kaede ingin mengejar mimpinya lagi, jadi Chiaki juga harus jujur pada dirinya sendiri.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-19

Chiaki mengabaikan perasaannya sendiri karena tidak mau orang lain terluka. Tapi lihatlah Chiaki sekarang, justru menjadi orang yang terluka. Kaede meminta Chiaki untuk berjanji kelingking dengannya, Yosh ! dengan begini Chiaki harus menemui orang yang Chiaki inginkan.

Chiaki : Gomen, arigatou..

Kaede mengerti, dia melepaskan Chiaki dari sisinya dengan senyuman, Chiaki pamit pergi. Ketika Chiaki pergi, ekspresi Kaede mengatakan sebaliknya dari saat melepaskannya tadi. Terlihat jelas sebenarnya dia tidak rela melepaskan Chiaki, tapi ini demi kebaikan Chiaki dan dirinya.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-20

Chiaki berlari menuju cintanya. Kaede malam itu juga diantarkan Himura dan Mikako menuju ke bandara, keduanya sangat bangga pada keputusannya Kaede. Mikako menyesal sekali kenapa Kaede itu perempuan sedangkan Nobuyuki Himura laki-laki?, kalau Kaede laki-laki maka Mikako ingin menikah dengan Kaede saja. Himura balas mengatakan kalau Mikako tidak ada apa-apanya dibandingkan Kaede, dia juga ingin menikahi Kaede ketimbang Mikako. Mikako menjewer  Himura, Kaede senang karena terhibur oleh Himura dan Mikako.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-21

Misaki sedang ada di Sea Sons untuk menyiapkan makanan, dia tersenyum melihat kelereng yang Kanata berikan padanya tadi. Kanata di rumah, sibuk dengan persiapan Dining Out nya, dia dikagetkan dengan kedatangan seseorang.

Chiaki memanggil-manggil Misaki, Misaki keluar menemui Chiaki. Chiaki bilang dia menyukai Misaki, ia tahu ini memang terlambat dan Chiaki juga tahu siapa orang yang Misaki sukai. Tapi tetap saja Chiaki menyukai Misaki, Misaki bingung harus berkata apa.

Misaki tidak harus menjawabnya sekarang, namun Chiaki meminta Misaki untuk mempertimbangkannya.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-22

Di rumah, Chiaki pulang dan memberitahu Kanata kalau dia tadi menyatakan perasaannya ke Misaki, tapi belum dijawab. Chiaki tidak bermaksud apa-apa, dia hanya ingin Kanata tahu.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-22a

Misaki melangkah pulang dengan gontai, Kanata mencegatnya. Kanata curiga pada malam sebelumnya saat mereka janjian untuk merayakan bersama-sama, Misaki bersama Chiaki kan?.

Misaki meminta maaf karena sudah berbohong. Kanata memberikannya selamat, impian Misaki yang lainnya sudah terwujud, Misaki selalu ingin bersama Chiaki.

Misaki : Kenapa kau bilang begitu?

Kanata : Aku benar kan?

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-23

Misaki kesal dengan Kanata yang selalu berbuat semaunya sendiri, tidak mau mengerti perasaan Misaki. Kanata membentaknya, justru Misaki lah yang egois karena tidak memikirkan perasaan orang lain,

Kanata : Aku sangat kesal melihatmu sekarang, aku harap kau tidak pernah datang kemari

Misaki sama kesalnya dia bilang dia harap tidak pernah mengenal Kanata!. Misaki kembali ke kamarnya, dia melihat kelerengnya lalu membuangnya. Kanata juga mendengarnya.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-24


Komentar :suki_na_hito_ga_iru_koto

Wakaba oh.. Wakaba… dia perawatan kecantikannya banyak sekalii…????. Berasa Cheerfull tiap lihat dia bawaannya, konyolnyaaa….

Betewe yaa perasaan geli dan pengen ngakak terus adalah pas lihat Touma dan Wakaba, banyol abis mereka. Apa jadinya kalau mereka dipasangkan?, Wakaba yang riweuh cerewet dan serba perfect ketemu sama Touma yang urakan dan tengil tapi kadang keren juga.

Kaede mungkin sudah ada firasat kalau Chiaki menyukai Misaki dan dia mengajak Chiaki melakukan hal-hal yang sangat ingin Kaede lakukan bersama Chiaki sebelum mereka benar-benar putus.

Tema Episode kali ini mimpi, sejak awal pembicaraannya Kanata dan Misaki. Juga Kaede dan Chiaki, tidak ada kata terlambat untuk mimpi, sekecil apapun itu pasti bisa diwujudkan dan jangan pernah melepaskanya. Jika belum datang mungkin belum waktunya mimpi itu terwujud, atau bahkan mimpi itu tidak layak untukmu karena ada impian lainnya yang lebih pantas dan baik untuk terwujud.

Tapi adakalanya mimpi yang terwujud akan tetapi kita harus melepaskannya karena mimpi tersebut sudah tidak relevan dengan situasi dan kondisi.

Chiaki orangnya fair ya..?, dia memberitahu saingan cintanya. Bukan malah mencari kesempatan untuk menjatuhkan atau curang, gw suka gaya lu bang… tapi bisa jadi mungkin itu merupakan gertakan juga bagi Kanata. Melihat track record nya Chiaki yang dicintai oleh Misaki selama beberapa tahun, Hubungan Kanata dan Misaki masih rapuh, jadi biarlah…

Betewe Chiaki pastinya denger percekcokan Misaki dan Kanata kan.. ?, kupingnya dimana kalau ga denger :DD , haruskah dia merasa sedih atau senang karena bakal pasangan itu marahan. Wkwkwkwk

Satu yang membuatku penasaran adalah pas Chiaki meluk Misaki, awkward nya seperti apa dan pembicaraan mereka saat itu apa ?. Chiaki langsung pergi gitu aja kah ?, hmm… drama ini sukanya lompat lompat.

 

Advertisements

Don't be shy. Leave a reply ;)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s