Sinopsis Sukina Hito Ga Iru Koto Episode 9 – 2

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-episode-9-1

Situasi ini membuat jarak diantara Kanata dan Misaki .

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-episode-9-2

Keesokan harinya,  Misaki langsung berangkat kerja tanpa menyapa Kanata, ia mengambil kunci Sea Sons dan pergi. Kanata sedang sarapan dan tidak pula menyapa Misaki.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-episode-9-3

Malam harinya Kanata pulang ke rumah, ia taruh kunci Sea Sons di wadahnya lagi. Kanata langsung ke kamar mandi, tanpa dia duga Misaki baru mau keluar dari kamar mandi, mereka bertatapan canggung. Misaki pergi begitu saja, mereka bersikap dingin satu sama lain. Misaki mengambil sesuatu dari kulkas, tak lama kemudian di waktu yang lainnya Kanata juga mengambil bahan makanan di kulkas, ia mempersiapkan Dining Out nya nanti, konsepnya adalah menonjolkan rasa dari bahan-bahan makanan Shonan.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-episode-9-4

Misaki di kamarnya saat memikirkan makanan yang akan dibuatnya tanpa sengaja kelereng dari Kanata menggelinding karena tersenggol, Misaki menatapnya namun segera melemparkannya ke tong sampah.

Pagi Hari…

Misaki hanya menatap makanannya dengan lesu, Touma menyadari keadaan Misaki namun memilih diam saja. Kanata memanggil Touma karena bajunya Touma ada yang bercampur dengan baju milik Kanata.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-episode-9-5

Kanata menuruni tangga dan membawa bajunya Touma, suasana menjadi canggung karena Misaki ada di sana. Kanata mengembalikan bajunya Touma, lalu pergi.

Touma : Kalian masih bertengkar?

Touma tahu alasan kerenggangan hubungan Misaki dan Kanata adalah Chiaki, Misaki terkejut karena Touma tahu masalahnya. Touma bilang itu karena terlihat jelas sekali, apa Dining Out nya berjalan lancar kalau keduanya seperti ini?. Acaranya besok.

Touma : Ikut aku..

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-episode-9-6

Touma mengajaknya ke tempatnya biasa bermain basket atau bersepeda. Touma mengerti, mencintai seseorang itu memang seperti itu, bertengkar, menangis, tersenyum, marah, dan bertengkar karena dia. Namun begitulah cinta. Touma meminta Misaki menjawab pernyataan cinta keduanya, keduanya adalah kakaknya Touma, sebagai adik mereka berdua Touma yakin keduanya baik dan memiliki kualitas yang bagus. Misaki bisa memilih salah satunya tanpa khawatir.

Misaki tersenyum mendengar celotehannya Touma. Touma ingin Misaki memikirkan jawaban yang tepat untuk Kanata dan Chiaki,

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-episode-9-7

Fuka menunggu Touma, Touma berjalan dengan sok nya. Fuka memuji kekasihnya lumayan juga, Touma berdalih yang dilakukannya tadi bukanlah apa-apa, mungkin Misaki-chan justru jatuh cinta pada Touma.

Fuka : Astaga, bicaramu ngelantur lagi.

Mereka terlambat nonton film, keduanya berlari.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-episode-9-8

Malam harinya..

Misaki memikirkan bagaimana cara menjawab pernyataan cinta Kanata dan Chiaki.

—–Sukina Hito Ga Iru Koto—–

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-episode-9-9

Di hari H Dining Out..

Dining Out bertempat di Shonan-Enoshima, para pelayan dan petugas yang bertanggung jawab pada Dining Out berjalan kesana-kemari mempersiapkan. Kanata diminta untuk memilih minuman pembukanya, Kanata menyicipi satu dan memilih itu.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-episode-9-10

Oohashi bertanya pada Kanata di mana keberadaannya Sakurai, Kanata bilang dia belum melihatnya. Oohashi khawatir sekali karena Sakurai belum datang. Kanata mengecek meja persiapan milik Misaki, namun masih kosong. Sebenarnya di mana Misaki?

Acara segera dimulai, Kanata dan yang lainnya bersiap membuat minuman pembuka dahulu.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-episode-9-11

Chiaki dan Touma juga hadir, Chiaki menanyakan apakah persiapannya lancar?. Oohashi bilang Misaki belum datang, Touma dan Chiaki terkejut.

Hidangan pertama sudah disajikan, Misaki masih belum tiba. Touma menikmati makanannya, Oohashi menemui Kanata, bisakah lima menit lagi menu selanjutnya disajikan?. Kanata sudah membuatnya, tinggal menghidangkannya saja. Oohashi masih khawatir, dua hidangan lagi dan setelah itu makanan penutup sedangkan Misaki belum datang.

Tak lama kemudian Misaki datang, dia meminta maaf karena terlambat. Alasannya terlambat adalah karena dia ingin menambahkan bahan musiman untuk menambahkan cita rasa.

Misaki : Namun saat melihat Nanasawa memanen buah kabosu hari ini, aku mendapatkan ide yang tepat untuk menu hari ini.

Misaki menunjukkan buah yang dibawanya, Kanata menatapnya tajam. Dia lalu mendekat dan mengambil satu buah, dia meminta pada para staf nya untuk mengganti saus selasih sebagai hidangan utama dan menggantinya dengan buah zaitun.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-episode-9-12

Masih ada dinding tebal diantara Misaki dengan Kanata, namun mereka bekerja dengan professional. Meski Kanata masih enggan bicara dengan Misaki, saat menyuruh koki lainnya untuk mencoba sebuah saus dia bahkan menyuruh koki lainnya yang mengatakannya pada Misaki.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-episode-9-13

Higashimura memuji kombinasi Kanata dan koki kuenya sangat bagus, Kanata cuek menanggapinya karena itu bukan urusannya Higashimura.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-episode-9-14

Kanata dipanggil oleh Oohashi Naomi sebagai penanggung jawab makanan pada Dining Out Shonan, tepuk tangan mengiringinya. Kanata mengakui kalau hidangan utama yang dia sajikan hari ini benar-benar sangat berbeda dari pemikiran awalnya, hidangan utamanya melebihi ekspektasi Kanata sendiri, itu karena Kanata telah bertemu dengan seseorang untuk pertama kalinya di musim panas ini.

Chiaki langsung mengerti siapa yang dimaksud oleh Kanata,

Kanata pikir dia tidak cocok dengan orang tersebut, Kanata selalu marah padanya dan orang tersebut selalu mengacaukan pekerjaannya Kanata. Walau terus marah padanya, namun bersama dengannya terasa menyenangkan. Berkat orang itu Kanata bisa menghidangkan makanan di luar ekspektasinya.

Kanata mengatakan orang tersebut adalah Sakurai Misaki, semua mata tertuju pada Misaki sekarang. Di depan semua orang Kanata mengatakan kalau tanpa dia sadari, Misaki telah menjadi orang yang penting bagi Kanata.

Kanata : Aku berterima kasih pada semuanya atas hari ini.

Tepuk tangan mengalun indah di bawah langit malam yang cerah ini. Chiaki tidak memberikan tepuk tangan pada Kanata, dia sedih.

Kanata mendekati Misaki, dia melemparkan kelereng ke Misaki. Bukankah sudah Kanata bilang untuk jangan membuangnya?, Kanata menyuruh Misaki untuk melindungi mimpinya.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-episode-9-15

Misaki membersihkan mejanya, dia lalu berlari untuk menemui Chiaki. Misaki sulit sekali untuk mengutarakan maksud hatinya pada Chiaki, namun Chiaki mengerti meski Misaki tidak mengatakan apapun. Chiaki memberikan ponselnya Kanata ke Misaki karena Kanata tadi meninggalkannya begitu saja, Chiaki meminta Misaki mengembalikan ponsel tersebut ke Kanata. Misaki harus mengatakan perasaannya ke Kanata. Kanata pasti kembali ke Sea Sons untuk persiapan besok.

 Misaki kembali berlari, dia menuju Sea Sons. Kanata di restoran, seseorang tiba-tiba menelfonnya, suara seorang gadis yang meminta bantuan dari Kanata.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-episode-9-16

Chiaki di tempat lain, dia ditunggu oleh Touma. Touma berkomentar kenapa Chiaki bersikap sok keren tadi, Touma mengajak Chiaki untuk merayakan hari Nee-chan nya patah hati. Chiaki langsung menutupi wajahnya dan berjongkok, membuat Touma merasa bersalah, jadi jangan terlalu murung. Touma meminta maaf, dia hanya bercanda.

Tidak tidak… Chiaki hanya bercanda saja. Chiaki tertawa. Touma mendeklarasikan diri, untuk menghibur kakaknya, Shibasaki Touma akan bernyanyi untuknya.. “Musim panas telah tiba”

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-episode-9-17

Misaki sampai di Sea Sons, dia ingin mengatakan sesuatu pada Kanata. Kanata tidak menanggapinya, sibuk dengan pekerjaannya. Misaki lalu memegangi pipi Kanata seperti yang biasanya Kanata lakukan pada Misaki, Misaki datang untuk memberikan jawabannya. Tanpa banyak kata yang mubazir dia langsung mencium Kanata.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-episode-9-18

Misaki : Aku menyukaimu, orang yang aku sukai adalah Kanata. Aku ingin bersamamu

Kanata hanya memberikan senyumannya lalu pergi lagi, Misaki bingung dengan Kanata. Misaki mengikuti kepergian Kanata, tanpa menatap Misaki dia bilang Misaki sudah terlambat, Kanata tidak suka lagi pada Misaki.


sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-episode-9-19

Misaki tidak mengerti ini, ia merasa hancur seketika disaat dia sudah yakin dengan perasaannya.


Komentar dan Preview Episode 10 :

Kanata so sweet nya dirimu… menyatakan kekaguman dan kebanggaan atas orang yang dicintainya di depan semua orang dan di moment terpenting dalam hidup Kanata, Dining Out yang bisa menaikkan karir Kanata ke tingkat yang lebih tinggi lagi.

Kalian sadar gak sih… Kanata tidak pernah memanggil Misaki dengan namanya, “Misaki… “

Seringnya Kanata hanya memanggilnya “hei kau,” “kau” . “Oii!”

Sejauh ini saya belum pernah dengar kalau Kanata di keseharian memanggil Misaki dengan nama depannya dan dengan nada sayang “Misaki…” belum pernah… *ckckckck*

Tiap lihat Chiaki sedih itu rasanya haduuuh… , ini Shohei Miura lumayan juga ya aktingnya, wkwkwkwk bang bang… ikhlaskanlah sesuatu yang tidak bisa menjadi milikmu. Aiiih… coba saja kau nembaknya pas jaman sekolah dulu, Misaki belum kenal Kanata dan pikirannya hanya ada kamu, iya.. kamuu…

Kalau menurut alurnya, menurutku gak terlalu suka juga sih dengan jarak umur Kanata dan Misaki. Kanata 24 tahun, Misaki 27 tahun, menang banyak dong buat Misaki nya… *ups, ibaratnya Misaki sudah lulus SMP sedangkan Kanata baru lulus SD. Misaki kurang dewasa di umurnya, dan Kanata lebih dewasa ketimbang Misaki nya, karakter dan pekerjaan cocok, tapi coba bayangkan kalau semisal ada wanita lain yang lebih muda dan mumpuni karirnya naksir Kanata di cerita itu, sedangkan tidak punya kesempatan karena tidak seberuntung Misaki yang tinggal bersama tiga bersaudara Shibasaki *Hmmm*

Betewe pas lihat adegan kiseu di drama ini ya.. biasa aja, I can’t feel it, rasanya seperti dipaksakan. Seperti sebelum sebelumnya, no romace meskipun diceritakan sebagai pasangan dan saling cinta atau sebagainya -____-, siapa yang menelfon Kanata?, siapa ya?

Akan terjawab di episode 10, penasaran dengan juga nanti endingnya seperti apa. Melihat dramanya yang seperti ini.

 

Preview Sukina Hito Ga Iru Koto Episode 10 End :

Misaki nampaknya akan kembali ke Tokyo dan meninggalkan musim panasnya.

Misaki : Aku sudah lupa caranya berciuman, dia mengingatkanku bagaimana rasanya jatuh cinta.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-episode-10-preview

Misaki : Sayonara, Kanata..

 

Advertisements

Sinopsis Sukina Hito Ga Iru Koto Episode 9 – 1

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-1

Misaki melamun sambil melihat kuenya yang terjatuh tadi, tindakan Chiaki tadi mengejutkannya.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-2

Chiaki ada di pinggir laut, merenung sendiri menatap langit malam. Misaki pulang, sebelum bertemu dengan Kanata dia menyiapkan hatinya dulu, berusaha bersikap tidak ada apa-apa. Kanata bilang Misaki telat, dia telah membuatkan makanan yang Misaki inginkan. Kanata menyiapkan sup nya, Misaki meminta maaf karena gagal membuat kuenya.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-3

Tadinya Misaki sudah membuatnya tapi jatuh saat mau dia masukkan ke kotak, disaat yang sama Chiaki pulang ke rumah. Misaki dan Chiaki bertatapan sekilas, Misaki segera membuat alasan pada Kanata kalau perutnya tiba-tiba sakit. Maaf, karena Kanata sudah menyiapkan makan malam, kalau begitu Misaki mau tidur dulu.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-4

Kanata menatap kepergiannya dengan kecewa, bagaimana pun juga sebelumnya Misaki sudah berjanji akan  memberikan jawabannya malam ini.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-5

Kanata mencoba melihat Misaki dari dalam kamarnya sendiri, namun Misaki di dalam kamarnya sedang lesu dan bingung sendiri dengan perasaannya. Chiaki menelfon seseorang, Kanata menyingkirkan dua piring hamburger  omelet buatannya tadi.

—-A Girl And Three Sweethearts—-

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-6

Misaki menelfon Wakaba, Wakaba terkejut sampai terduduk dari posisi berbaringnya, karena dia lagi perawatan ( Lagi…?, ini orang pasti waktu ditelfon Misaki adaaa aja kerjaannya, yang jadi supporter baseball lah.., pawai, akupuntur, perawatan kecantikannya bejibun :v, perasaan wajahnya gak ada bedanya deh~ wkwkwk ), si perawat kecantikan yang sedang bertugas sampai harus mendudukkan Wakaba kembali . Misaki sendiri tengkurap di balik selimutnya.

Apa?, Chiaki-san memeluk Sempai-nya?. Mungkin Chiaki-san ada rasa pada Misaki. Misaki mengelak, bisa saja bukan seperti itu, misalnya saat kita merindukan seseorang biasanya akan memeluk guling/bantal. Wakaba tetap yakin kalau Chiaki-san menyukai Misaki, tidak mungkin memeluk seseorang jika tidak ada perasaan cinta.

Wakaba bertanya lalu bagaimana dengan Kanata?, Misaki menjawab apa?. Misaki bilang justru itu masalahnya, dia melewatkan kesempatan untuk mengatakan isi hatinya ke Kanata karena Chiaki memeluknya. Misaki bahkan juga melewatkan kencannya dengan Kanata.

Wakaba mengingatkan pada Misaki kalau menunggu orang yang disukai tapi tidak datang-datang itu rasanya menyakitkan, Kanata tentunya tidak bisa menunggu Misaki terlalu lama.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-7

Misaki pikir Kanata ada di dapur, dia menyiapkan dirinya untuk mengutarakan perasaannya tapi rupanya yang ada di dapur adalah Touma. Kanata pergi untuk mengecek lokasi Dining Out, Touma merasa ada yang aneh, apa Misaki dan Kanata bertengkar?. Touma memanaskan makanan yang dibuat Kanata semalam, Misaki terkejut melihatnya. Touma menawarkan makanannya, tapi Misaki langsung berlari meninggalkan rumah.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-8

Misaki menuju ke Sea Candle Enoshima, Kanata sedang mengukur lokasi Dining Out. Misaki mendekatinya, apa Kanata menganggapnya orang asing?, kenapa tidak mengajaknya pergi mengecek bersama?. Kanata hanya menyuruhnya memotret tempat ini. Kanata mau menemui penanggung jawab lokasi,

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-9

Misaki meminta maaf atas kejadian semalam, Kanata hanya menatapnya dingin. Tapi segera tersenyum, apa boleh buat kalau Misaki sakit perut. Kanata pikir Misaki hari ini masih sakit jadi dia tidak mengajaknya melihat lokasi Dining Out. Kanata lalu mengajaknya bertemu penanggung jawab lokasi.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-10

Chiaki dan Kaede bertemu, Chiaki bilang ada yang ingin dia bicarakan dengan Kaede. Ekspresi Kaede berubah menjadi sedih, dia mungkin tahu apa yang akan Chiaki katakan padanya. Tapi sebelum Chiaki memberitahu apa yang ingin Chiaki katakan, Kaede ingin mengajak Chiaki pergi ke suatu tempat.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-11

 Kaede mengajak Chiaki ke taman hiburan, sejujurnya Kaede sudah lama ingin pergi kemari dengan Chiaki.

Mereka seharian bermain,

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-12

Di wahana terakhir Chiaki bilang setelah ini dia bertanya bolehkan setelah ini dia mengatakan sesuatu pada Kaede?. Kaede ingin melakukan satu hal lagi dengan Chiaki baru setelahnya dia akan mendengarkan Chiaki.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-13

Misaki melamunkan perkataan Wakaba, kalau dia memang menyukai Kanata maka Misaki harus menjawabnya karena Kanata tidak bisa menunggu lama. Kanata datang dan menempelkan minuman dingin ke pipi Misaki, Kanata penasaran apa yang sebenarnya Misaki pikirkan sampai begitu?.

Kanata membukakan minuman dan memberikannya pada Misaki. 

Minuman yang Misaki minum sekarang ini mengingatkannya pada masa kecilnya dulu, dia sangat ingin mengeluarkan kelereng dari dalam botolnya tapi tidak pernah bisa. Tiap meminum ini membuatnya merasa sedih, akhirnya Misaki hanya bisa membuang botol beserta kelereng di dalamnya.

Kanata bertanya memangnya kenapa Misaki ingin melakukan itu?, bukankah tidak ada banyak hal yang bisa dilakukan dengan kelereng itu?. Misaki menegaskan kalau benda-benda yang berkilauan selalu membuat perempuan bermimpi dan merindu. Kanat tetap tidak mengerti. Misaki bilang mengumpulkan mainan saat kecil itu menyenangkan, ngomong-ngomong apa mainan Kanata saat kecil?.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-14

Entahlah, Kanata tidak ingat. Yang Kanata ingat dia sejak kecil selalu memasak dengan ayahnya. Misaki memuji Kanata hebat.

Kanata : Apa?

Menurut Misaki Kanata hebat dan sudah mewujudkan impiannya menjadi koki Sea Sons. Kanata bilang bukankah Misaki impiannya juga sudah terwujud?, mendapatkan pekerjaannya saat ini.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-15

Benar, tapi sejujurnya Misaki ingin bekerja di toko kue terkenal yang ada di luar negeri. Keluarganya memiliki restoran dango jadi Misaki ingin merasakan kehidupan yang berbeda. Itu adalah impiannya sejak kecil, namun ketika dewasa dia merelakan semua impiannya itu.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-16

Kanata : Kau membuat semuanya jadi rumit,

Kanata lalu membuka bagian atas botol minumannya dengan menara Tokyo hadiah Misaki. Kanata berhasil mengeluarkan kelerengnya, ia memberikannya pada Misaki. Lihat, satu impianmu sudah terwujud, maka dari itu lindungi impianmu. Misaki senang mendengar kata-kata Kanata tersebut.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-17

Setelah Dining Out selesai ada hal yang benar-benar harus Misaki katakan pada Kanata. Kanata mengeluh “lagi?” , Kali ini Misaki mengajak Kanata bekerja keras demi Dining Out nya. Kanata menyetujuinya, mereka saling tersenyum . Kanata menatap matahari tenggelam dan Misaki kembali melihat kelerengnya. Satu impian kecilnya yang telah terwujud.

——Sukina Hito Ga Iru Koto—–

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-18

Kaede dan Chiaki bermain kembang api, Kaede berterima kasih pada Chiaki karena hari ini Kaede bisa melakukan hal-hal yang ingin Kaede lakukan bersama Chiaki. Kembang api Kaede sudah mati

Kaede : Ah.., sudah selesai,

Seakan menggambarkan hubungannya dengan Chiaki yang mungkin saja berakhir hari ini. Kaede membuang kembang apinya, sekarang bagi Kaede musim panasnya telah berakhir.

Chiaki dengan berat hati mau mengutarakan isi hatinya, “Ano-sa..”. Tapi Kaede mendahuluinya, dia juga ada yang ingin dikatakan pada Chiaki.

Kaede : Chiaki-san, mari kita putus. Temanku membuka sekolah musik di Boston.

Temannya mengajak Kaede bekerja di sana sekalian belajar di Boston. Kaede ingin mengejar mimpinya lagi, jadi Chiaki juga harus jujur pada dirinya sendiri.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-19

Chiaki mengabaikan perasaannya sendiri karena tidak mau orang lain terluka. Tapi lihatlah Chiaki sekarang, justru menjadi orang yang terluka. Kaede meminta Chiaki untuk berjanji kelingking dengannya, Yosh ! dengan begini Chiaki harus menemui orang yang Chiaki inginkan.

Chiaki : Gomen, arigatou..

Kaede mengerti, dia melepaskan Chiaki dari sisinya dengan senyuman, Chiaki pamit pergi. Ketika Chiaki pergi, ekspresi Kaede mengatakan sebaliknya dari saat melepaskannya tadi. Terlihat jelas sebenarnya dia tidak rela melepaskan Chiaki, tapi ini demi kebaikan Chiaki dan dirinya.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-20

Chiaki berlari menuju cintanya. Kaede malam itu juga diantarkan Himura dan Mikako menuju ke bandara, keduanya sangat bangga pada keputusannya Kaede. Mikako menyesal sekali kenapa Kaede itu perempuan sedangkan Nobuyuki Himura laki-laki?, kalau Kaede laki-laki maka Mikako ingin menikah dengan Kaede saja. Himura balas mengatakan kalau Mikako tidak ada apa-apanya dibandingkan Kaede, dia juga ingin menikahi Kaede ketimbang Mikako. Mikako menjewer  Himura, Kaede senang karena terhibur oleh Himura dan Mikako.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-21

Misaki sedang ada di Sea Sons untuk menyiapkan makanan, dia tersenyum melihat kelereng yang Kanata berikan padanya tadi. Kanata di rumah, sibuk dengan persiapan Dining Out nya, dia dikagetkan dengan kedatangan seseorang.

Chiaki memanggil-manggil Misaki, Misaki keluar menemui Chiaki. Chiaki bilang dia menyukai Misaki, ia tahu ini memang terlambat dan Chiaki juga tahu siapa orang yang Misaki sukai. Tapi tetap saja Chiaki menyukai Misaki, Misaki bingung harus berkata apa.

Misaki tidak harus menjawabnya sekarang, namun Chiaki meminta Misaki untuk mempertimbangkannya.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-22

Di rumah, Chiaki pulang dan memberitahu Kanata kalau dia tadi menyatakan perasaannya ke Misaki, tapi belum dijawab. Chiaki tidak bermaksud apa-apa, dia hanya ingin Kanata tahu.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-22a

Misaki melangkah pulang dengan gontai, Kanata mencegatnya. Kanata curiga pada malam sebelumnya saat mereka janjian untuk merayakan bersama-sama, Misaki bersama Chiaki kan?.

Misaki meminta maaf karena sudah berbohong. Kanata memberikannya selamat, impian Misaki yang lainnya sudah terwujud, Misaki selalu ingin bersama Chiaki.

Misaki : Kenapa kau bilang begitu?

Kanata : Aku benar kan?

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-23

Misaki kesal dengan Kanata yang selalu berbuat semaunya sendiri, tidak mau mengerti perasaan Misaki. Kanata membentaknya, justru Misaki lah yang egois karena tidak memikirkan perasaan orang lain,

Kanata : Aku sangat kesal melihatmu sekarang, aku harap kau tidak pernah datang kemari

Misaki sama kesalnya dia bilang dia harap tidak pernah mengenal Kanata!. Misaki kembali ke kamarnya, dia melihat kelerengnya lalu membuangnya. Kanata juga mendengarnya.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-24


Komentar :suki_na_hito_ga_iru_koto

Wakaba oh.. Wakaba… dia perawatan kecantikannya banyak sekalii…????. Berasa Cheerfull tiap lihat dia bawaannya, konyolnyaaa….

Betewe yaa perasaan geli dan pengen ngakak terus adalah pas lihat Touma dan Wakaba, banyol abis mereka. Apa jadinya kalau mereka dipasangkan?, Wakaba yang riweuh cerewet dan serba perfect ketemu sama Touma yang urakan dan tengil tapi kadang keren juga.

Kaede mungkin sudah ada firasat kalau Chiaki menyukai Misaki dan dia mengajak Chiaki melakukan hal-hal yang sangat ingin Kaede lakukan bersama Chiaki sebelum mereka benar-benar putus.

Tema Episode kali ini mimpi, sejak awal pembicaraannya Kanata dan Misaki. Juga Kaede dan Chiaki, tidak ada kata terlambat untuk mimpi, sekecil apapun itu pasti bisa diwujudkan dan jangan pernah melepaskanya. Jika belum datang mungkin belum waktunya mimpi itu terwujud, atau bahkan mimpi itu tidak layak untukmu karena ada impian lainnya yang lebih pantas dan baik untuk terwujud.

Tapi adakalanya mimpi yang terwujud akan tetapi kita harus melepaskannya karena mimpi tersebut sudah tidak relevan dengan situasi dan kondisi.

Chiaki orangnya fair ya..?, dia memberitahu saingan cintanya. Bukan malah mencari kesempatan untuk menjatuhkan atau curang, gw suka gaya lu bang… tapi bisa jadi mungkin itu merupakan gertakan juga bagi Kanata. Melihat track record nya Chiaki yang dicintai oleh Misaki selama beberapa tahun, Hubungan Kanata dan Misaki masih rapuh, jadi biarlah…

Betewe Chiaki pastinya denger percekcokan Misaki dan Kanata kan.. ?, kupingnya dimana kalau ga denger :DD , haruskah dia merasa sedih atau senang karena bakal pasangan itu marahan. Wkwkwkwk

Satu yang membuatku penasaran adalah pas Chiaki meluk Misaki, awkward nya seperti apa dan pembicaraan mereka saat itu apa ?. Chiaki langsung pergi gitu aja kah ?, hmm… drama ini sukanya lompat lompat.