Sinopsis Sukina Hito Ga Iru Koto Episode 6 – 1

sa1

    Misaki di dalam kamarnya, yukata yang dia kenakan semalam dia gantung begitu saja. Dia memainkan bola hijau yang memantul apabila dilempar sambil duduk di kasur, alarmnya berbunyi sebagai pertanda waktunya bersiap-siap pergi bekerja. Misaki mematikan wekernya, berbaring lagi sebelum keluar dari kamarnya.

Ketika keluar kamar dia mendapati Kanata sedang memasak di dapur. Misaki menarik nafas-hembuskan dan menepuk-nepuk kedua pipinya sebelum berhadapan dengan Kanata. Misaki berusaha bersikap biasa saja seperti sebelumnya, dia menyapa Kanata.

“Ohayo…”

sa2

Namun Kanata mengabaikannya. Misaki berterima kasih kepada Kanata atas apa yang terjadi semalam. Kanata dengan cueknya bertanya memangnya kenapa semalam?. Maksud Misaki adalah, dia berterima kasih karena Kanata menghiburnya. Misaki bilang ini seperti lirik “Dreams Come True”. “Terima kasih sudah menemaniku tanpa minta imbalan.” Benar, bukan?. Kanata menatapnya dan mengatai Misaki bodoh.

sa3

Chiaki keluar dari kamarnya, Misaki langsung berlari ke kamar mandi, dia bilang mau mencuci mukanya. Chiaki memanggilnya dan membuat Misaki berhenti, Chiaki menanyakan apakah semuanya berjalan lancar setelah Chiaki pergi meninggalkannya?, sebelum berbalik Misaki menata hatinya selama sepersekian detik, lalu berbalik dan memasang wajah ceria di depan Chiaki. Misaki berbohong kalau kemarin temannya yang dari Tokyo melihat kembang api dengannya setelah Chiaki pergi. Kanata melihat kebohongan Misaki, Misaki dan Kanata bertatapan sesaat. Chiaki merasa lega karena Misaki baik-baik saja.

Misaki penasaran apakah Chiaki berhasil mengejar Kaede. Chiaki menggangguk

“Kami sudah membahasnya. Karena selama dua tahun lalu, aku tidak berbuat apa pun untuknya, mulai sekarang aku ingin membalas dan mendukungnya.”

“Syukurlah,Aku yakin Kaede akan merasa jauh lebih baik dengan dukunganmu. Wajahku! Aku harus mencuci wajahku.”  Misaki langsung masuk ke kamar mandi. Chiaki pergi, Kanata melihatnya saja.

sa4

Misaki mencuci wajahnya, ditatapnya wajahnya di cermin. Dia tidak tahan dengan perasaaan ini, lalu dia membenamkan wajahnya ke air untuk meluapkan emosi kekecewaannya.

    Di Sea Sons, Misaki masih terbawa perasaannya, dia melamun disaat bekerja. Kanata menyuruhnya jangan melamun dan kerjalah yang benar. Misaki bilang dia akan mengusahakannya, Kanata mengingatkan Misaki sendirilah yang menyuruh Chiaki pergi, lalu kenapa  Misaki kecewa?, apa Misaki bodoh?. Misaki bilang dia juga tahu itu. Lalu Kanata mengatakan kalau Misaki tahu itu kenapa masih cemberut?, ekspresinya Misaki itu menyebalkan.

sa5

“Seharusnya kau bilang saja sejak awal. Kau tidak perlu bersimpati kepadaku.” Misaki lalu berjalan meninggalkan dapur.

“Sudah kukatakan, itu bukan simpati.”

Kanata melakukannya karena Kanata menyukai Misaki. Misaki lumayan syok mendengarnya, apa Kanata sekarang sedang bercanda?. Kanata tidak sedang bercanda dengan ekspresi kesungguhannya sekarang ini,Misaki lalu berlari menaiki tangga, Kanata menyuruhnya jangan lari. Misaki turun dari tangga dan berlari lagi menuju pintu keluar Sea Sons. Kanata menyuruhnya untuk jangan lari lagi,bukankah tadi sudah dia bilang?. Misaki tanpa memandang Kanata mengatakan bukankah  Kanata juga tahu kalau dia baru saja dicampakkan oleh Chiaki?. Kanata tidak perduli dengan itu karena tidak ada hubungannya dengan Kanata.

“Jadi perasaanku tidak penting. Apa pun itu, kau tiba-tiba menyatakan suka kepadaku. Aku bingung.” Misaki lalu meninggalkan Kanata. Kanata sepertinya lupa dengan poin itu, dia menyatakan cinta disaat yang tidak pas. dan poin pentingnya adalah perasaannya Misaki.

sa6

Ini semua membuat Misaki bingung,dia berada di restoran bagian atas dan memikirkannya.

——-A Girl And Three Sweethearts—–

sa7

   Touma dan Chiaki bermain game tinju, mereka membicarakan tentang Misaki dan Kanata. Keduanya pergi ke Tokyo untuk menghadiri pertemuan mengenai Dining Out. Kolaborasi dengan sebuah restoran untuk publikasi restoran mereka dalam waktu dekat. Mereka akan kolaborasi dengan restoran RIOPSE yang sangat terkenal. RIOPSE yang mengajukan pertemuan ini karena RIOPSE ingin bekerjasama dengan Kanata. Saat Chiaki menceritakan bagian Kanata.. Touma menjadi sensitif, dia nampaknya iri sekaligus terbebani memiliki seorang Kakak koki handal. Namun Touma segera memuji Kanata itu sangat hebat dan merupakan salah satu koki terbaik.

sa8

Misaki tidak menyangka akan bekerjasama dengan RIOPSE, dia langsung heboh sendiri karena Oohashi Naomi yang membuat restoran itu meraih dua bintang Michelin dalam dua bulan setelah dibuka, sedang berjalan kearah mereka. Misaki memukul-mukul pundak Kanata tanpa dia sadari karena terlalu senangnya, Kanata melihat tangan Misaki dan Misaki tiba-tiba juga sadar dengan apa yang telah dilakukannya. Misaki langsung ingat saat Kanata menyandarkan kepala Misaki ke pundaknya. Misaki segera mengenyahkan tangannya karena merasa canggung.

sa9

Oohashi Naomi menyapa Kanata, senang bertemu dengan Kanata, dia meminta maaf karena harus membuat Kanata datang jauh-jauh ke Tokyo,perjalanannya cukup panjang bukan?. Kanata lalu memperkenalkan Misaki sebagai koki kue restorannya, Misaki dan Oohashi Naomi bersalaman dan saling memperkenalkan diri. Dia enggan melepas tangan Oohashi Naomi,jadi mereka sempat tarik-tarikan tangan (wkwwkkwk)

sa10

    Di dalam, Oohashi Naomi memberikan penjelasan. Dining Out sebelumnya diadakan di Yokkaichi berdasarkan tema “Hubungan”. Kali ini mereka akan undang koki terkenal dan kritikus makanan dari luar negeri. Mereka berkomitmen akan membuat acara nanti sukses, Oohashi Naomi mengandalkan Kanata. Atas permintaan staf restoran yang lainnya meminta Kanata untuk mengecek bahan-bahannya. Untuk hidangan pembuka, mereka juga menyiapkan daging asap italia, Kanata ingin mencoba membuatnya sekarang.Kanata lalu pergi untuk mengeceknya.Misaki terpesona pada Kanata, tidak disangka-sangka Kanata lebih hebat dari yang Misaki pikirkan.

Oohashi Naomi bertanya bagaimana cara Misaki bisa akrab dengan Kanata. Misaki bilang agak sulit menceritakannya.Misaki penasaran,dia bertanya pada Oohashi Naomi apa yang membuatnya secara khusus bekerjasama dengan Kanata. Oohashi Naomi mengatakan kalau dia merupakan penggemar masakan Kanata, dia juga pernah meminta Kanata untuk bekerja dengannya akan tetap Kanata menolakknya. Misaki terkejut mendengarnya. Kanata menolak karena dia hanya memedulikan Sea Sons.

sa11

Diam-diam Misaki merasa bangga dengan Kanata, dia berkesempatan bekerja dengan Oohashi Naomi tapi lebih memilih mempertahankan restoran ayahnya. Chiaki dan Kaede berboncengan naik motor menuju laut. Kaede bilang dia menyesal karena tidak memberitahu tentang Kakaknya dulu. Namun Kaede merasa senang juga karena 2 tahun yang lalu jika dia mengatakan kejujurannya belum tentu dia dan Chiaki bisa melihat kembang api bersama. Mereka berjalan di pinggir pantai, Chiaki bilang tentu saja mereka juga akan melihat kembang api bersama jika Kaede mengatakan kebenarannya 2 tahun lalu.

sa12

Chiaki berbalik dan mengajak Kaede menyalakan kembang api bersama, tapi bukan kembang api yang menjulang di langit. Kaede tersenyum mendengarnya. Kaede berterima kasih dan dia merangkul lengan Chiaki.

sa13

Touma dan Mikako sedang bermain game. Touma jengkel karena dia tidak tahu sejak kapan Chiaki dan Kaede kambali lagi, Mikako bilang mereka balikan saat festival kembang api.

Touma : “Benarkah?”

Mikako : “Benar,”

Himura : “Benar!” Himura berbesar kepala karena bisa dikatakan dialah yang membuat mereka kembali lagi. Mikako mendekati Himura dan memujinya seperti cupid, Himura tidak terima dan malah menyebut Mikako adalah malaikatnya. Mereka langsung bermesraan, Touma berbicara pada dirinya sendiri. Jadi Misaki-chan sudah dicampakkan oleh Chiaki. Touma menerima pesan, pesan tersebut merupakan surat pemberhentian sekolahnya. Touma tampak terkejut, khawatir.

sa14

Wakaba menelfon Misaki agar segera datang karena pertandingannya akan segera dimulai. Kanata melihatnya, Misaki bilang karena diskusi tentang hidangan penutup sudah selesai jadi dia akan pergi sekarang. Misaki berjalan dengan cepat melewati Kanata tapi Kanata menarik tas Misaki dan menyuruhnya menemui Kanata pada pukul 9 malam di Plaza Oval Toranomon Hills. Menara. Misaki tidak bisa karena harus menemui temannya, Kanata menempelkan kertas kecil ke pipi Misaki dan bertuliskan waktu dan tempat janjian. Kanata melepaskan tas Misaki, dia bilang dia akan menunggunya di sana.

“Aku tidak bisa pergi!. Aku tidak akan datang!” Teriak Misaki pada Kanata yang terus berjalan menjauhinya.

sa15

Misaki menceritakan permasalahannya pada Wakaba. Wakaba kaget mendengarnya, terjadi keajaiban karena Misaki dicampakkan cinta pertamanya dan cinta yang baru telah datang.

”Benarkah?. Peristiwa yang dramatis!. Cinta baru menghampirimu saat kau dicampakkan oleh cinta pertamamu. Berada di tepi pantai saat musim panas memang menakutkan!, kukira itu terjadi kepadaku. Lalu?”

“Aku masih menyukai Chiaki hingga beberapa hari lalu. Mana mungkin aku berubah perasaan begitu mudah dan cepat?”

“Kenapa kau tidak mencobanya dan berpacaran dengannya?.”

“Tidak mungkin! Dia pria arogan, seperti Kolonel Muska. Jika aku menjadi kekasihnya, dia akan merendahkanku dan membuangku dari Laputa,  istana di langit.”

“Tapi menurutku dia keren. Jarang ada pria yang langsung menyatakan perasaannya kepadamu seperti yang dia lakukan. Zaman sekarang, kebanyakan pria tidak berani menyatakan perasaannya. Mereka bahkan tidak bisa mengatakan ❤ Aku suka kepadamu <3. Begitu juga kau, Sempai. Kau bilang dicampakkan dan semua tidak berjalan lancar, tapi itu hanya alasanmu karena tidak mau menghadapi Kanata!. Jangan begitu!, dia bahkan berkata suka kepadamu. Dengar baik-baik. Saat seseorang melempar bola sekuat tenaga, balas lemparannya!. Itulah etika dasar manusia.”

“Tapi siapa yang tahu jika dia melemparnya sekuat tenaga?”

“Menurutku dia serius.”

sa16

Misaki berjalan sambil melamunkan Kanata, tiba-tiba hujan turun. Misaki mengeluarkan payung dari tas nya, saat tiba memasuki sebuah bus Misaki teringat kalau Kanata mengajaknya bertemu. Dia mengeluarkan kertas kecil yang diberikan oleh Kanata tadi, supir bus memanggil-manggil Misaki, Misaki mau naik busnya atau tidak?. Misaki masih berpikir,lalu dia segera berlari menuju tempat pertemuannya dengan Kanata.

sa17

Misaki datang ke tempat pertemuan namun tidak melihat di mana Kanata, Misaki mendengar suara Kanata yang sedang bersin-bersin. Rupanya Kanata duduk kehujanan di bawah monument patung berbentuk manusia yang duduk memeluk lututnya. Misaki memayungi Kanata tapi dia menolaknya dengan mendorong payung tersebut kembali agar Misaki tidak kehujanan. Misaki heran kenapa Kanata masih ada di sini. Kanata bilang karena dia sudah mengatakan kalau dia akan menunggu Misaki datang, kembali mendorong payungnya agar Kanata tidak terkena hujan. Misaki menyebut Kanata bodoh karena menunggu ditengah hujan begini.Kanata lalu berdiri,dia tanya lalu kenapa Misaki ada di sini?. Misaki tidak bisa menjawab apa-apa, Kanata lalu menariknya pergi ke suatu tempat.

sa18

Kanata ingin ke menara Tokyo bersama Misaki,sayangnya menara Tokyo sudah tidak bisa dikunjungi karena ini sudah larut malam. Kanata menatap Misaki, Misaki kira dia marah padanya karena terlambat. Misaki meminta maaf dan bersedia akan melakukan apapun yang Kanata inginkan. Kanata memegang pundak Misaki,dikiranya Kanata menginginkan hal yang macam-macam tapi Kanata langsung jatuh pingsan. Misaki berusaha membangunkannya namun tidak berhasil.

sa19

Touma datang ke restoran. Dia hendak masuk ke dapur tapi segera mengurungkan niatnya. Chiaki melihat kedatangan Touma, tak biasanya Touma datang ke Sea Sons. Touma beralasan datang kemari karena dia kehabisan uang untuk membeli minuman, jadi dia akan ambil minuman di restoran.Dia mengambil satu untuknya dan satu lagi untuk Chiaki. Menurut Touma restoran mereka ini stabil, Chiaki hebat dan Kanata sangat terpandang. Sama sekali tidak ada masalah, sepertinya ayah mereka akan bangga. Chiaki menanggapinya dengan bilang “Sepertinya begitu”.

Lalu Touma menyinggung soal Misaki dan Kaede. Chiaki kembali dengan Kaede padahal datang ke festival kembang api dengan Misaki. Chiaki tampak menyesalinya, Touma bilang Misaki berencana menyatakan cintanya pada Chiaki di festival kembang api. Chiaki terkejut mendengarnya, dia tidak menyangka sebelumnya.

“Gadis yang malang. Dia berniat menyatakan cinta kepada Nee-chan di festival kembang api. Dia berusaha keras, bahkan mengenakan yukata. Entah bagaimana, aku yakin Nee-chan tidak tahu, bukan?”

sa20

Kanata berbaring di atas kasur Misaki, dia terbangun dan mengambil kompres dari dahinya. Misaki menanyakan keadaan Kanata, dia meminta maaf karena kamarnya sedikit berantakan. Misaki medekati Kanata dengan membawa bubur telur dan jahe yang khusus dia buat untuk Kanata, Kanata harus memakan ini untuk memulihkan tenaganya. Misaki menyendokkan buburnya dan meminta Kanata memakannya, Kanata bilang dia tidak bisa memakan bubur itu.

“Kenapa kau harus berkata begitu?”

“Terlalu panas.Mana bisa aku memakannya?”

“Kau tidak bisa makan makanan yang masih panas?. Kau tidak bisa makan makanan panas meskipun seorang kok ?. Sungguh kau tidak bisa makan makanan panas?. Tapi kau koki!” Misaki tertawa karena mengetahuinya. Misaki jadi mengerti kenapa Kanata selalu meniupi masakan saat akan mencobanya. Lalu Misaki meniupkan sesendok bubur untuk Kanata.

sa21

Jarak mereka terlalu dekat,membuat suasana menjadi sedikit canggung. Misaki tertawa setelah Kanata makan sesuap, Kanata bertanya kenapa Misaki tertawa. Misaki senang karena Kanata menjadi jujur setelah terkena flu. Kanata lalu mengerucutkan bibir Misaki dan menyebut Misaki berisik.

sa22

Kanata lalu berbaring lagi, Misaki penasaran kenapa Kanata menyukainya. Misaki tidak menyangka Kanata akan menyukainya karena Kanata selalu kejam, membentak Misaki dan membuatnya kesal. Kanata bilang menyesal, Misaki lalu meminta maaf karena sudah bertanya. Kanata melanjutkan kalimatnya, dia merasa kesal tiap kali melihat Misaki sedih karena Chiaki.

Kanata ingin melakukan sesuatu untuk Misaki.Kanata ingin tetap ada di sisi Misaki. Bukankah itu artinya Kanata menyukai Misaki?. Kanata lalu mengeluh, kenapa juga dia mengatakan hal tersebut pada Misaki.

sa23

Misaki tersentuh mendengar penjelasan Kanata, dia berterima kasih atas perasaan Kanata.

sa24

Chiaki di rumah, dia memandangi foto Misaki yang dia ambil saat hanabi. Chiaki merasa bersalah karena telah melukai hatinya Misaki saat itu. Padahal diawal pertemuan Misaki tampak ceria sekali. Chiaki memandang kamar Misaki, dia belum pulang dari Tokyo. Chiaki memperbesar di bagian wajah Misaki yang nampak bahagia, sambil memikirkan apa yang dikatakan Touma di Sea Sons.

 

Advertisements

Don't be shy. Leave a reply ;)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s