Sinopsis Suki Na Hito ga Iru Koto Episode 1-1

       Sinar matahari yang cerah menerpa dua pengantin kue yang memonyongkan bibirnya. Seseorang menjalankan pengantin wanitanya untuk mendekati pengantin pria dan kemudian mendekatkan bibir mereka yang sengaja dibuat monyong :v .

1

2

Si pembuatnya sedang main-main dengan mereka(pengantin kue).

3

4

Akhirnya selesai juga pekerjaan dan dia menjatuhkan dirinya ke belakang. Ia melihat jam dan segera pergi karena  ia sudah telat. Dia adalah Sakurai Misaki, putri satu-satunya pemilik toko dango. Misaki berlarian sambil membawa kue nya.

5

6

Keluarganya hanya punya dango (kue jepang berbentuk bulat seperti bola kecil, dan dimatangkan dengan cara dikukus atau direbus di dalam air) sebagai makanan ringan 365 hari setahun. Baik sedang belajar,pulang sekolah, sakit dan bahkan saat perayaan. Misaki kecil sampai bosan sendiri, ia mengerucutkan bibirnya karena muak pada dango. Sampai suatu hari saat perayaan ulang tahunnya, ia melihat kue ulang tahun yang cantik.

7

8

Misaki sangat terkejut ketika memakan kue ulang tahunnya. Dia bahkan sampai berdiri dari tempat duduknya dan bertanya “Apa ini?” Teman-temannya bingung melihat tingkah Misaki. Saat dikelas Misaki menceritakan impiannya menjadi seorang patissier, ia sangat terharu sehingga ia memutuskan untuk menjadi patissier. Mimpinya kenyataan, Misaki sudah memanggang 2.700 kue sampai sekarang, dan itu 100 kali lebih banyak dari umurnya sendiri.9

10

Natal tahun lalu, Misaki menghabiskan lima malam di toko roti. Temannya pergi berkencan di malam natal dan  Misaki hanya mendesah lelah sambil mengoleskan (Medical lip balm, rasa mint) di bawah matanya (sepertinya biar gak jadi mata panda). dan Misaki berhasil memanggang kue super besar setinggi 2 meter. Ia sangat bangga pada dirinya sendiri, kemudian ia mengambil kameranya untuk mengabadikan karyanya. Orang-orang di sekitarnya pun tak bisa luput untuk tidak menaruh perhatian pada kue sebesar itu.

11

Misaki bertemu dengan seorang pria, mereka mengobrol. Si pria itu menyisir-nyisir rambutnya sambil memuji Misaki “kau sudah bekerja keras”

“sejak aku menjadi patissier tujuh tahun lalu, aku hanya menatap kue… dan memperbaiki diri dengan sepenuh hati.” Kata Misaki dengan nada bersemangat.

“lalu kenapa kau ingin berhenti…, dan bergabung dengan kami,  Hotel Vitz Charleston?” Ternyata Misaki sedang melakukan wawancara kerja. Misaki terdiam sejenak dan mulai menceritakan kejadian yang sebenarnya. Pemilik tempat Misaki bekerja memecat Misaki dengan alasan ingin lebih fokus pada roti saja, kemudian si pewawancara mengatakan akan menghubungi Misaki nanti. Namun Misaki meyakinkan mereka untuk memilih Misaki dengan menunjukkan kue buatan Misaki, kue pengantin yang kita lihat sebelumnya. Mereka menatap aneh hasil karya Misaki.

12

“Aku membuat kue ini berdasarkan konsep gereja suci.”

“bagaimana dengan boneka itu?” Tanya pewanwancara.

“Aku ingin mempertahankan momen khusus ciuman setelah sumpah pernikahan.” Pewanwancara bertanya lagi,tapi kenapa bonekanya cemberut?, alias monyong monyong gajelas.

”itu karena mereka berciuman,” Jawab Misaki dengan malu-malu. Akan tetapi para pewawancara malah menertawakannya. Misaki bingung dimana letak lucunya.

Kemudian Misaki bertemu dengan temannya, mereka membicarakan tentang wawancara Misaki yang jelas saja gagal. Temannya bertanya bagaimana ciuman itu terlihat?, Misaki lalu memonyongkan bibirnya. Nah.. itu letak salahnya, kita tidak cemberut untuk berciuman. Misaki bilang ia hanya melebih-lebihkan bonekanya saja.

“Sempai, kapan terakhir kali kau berciuman?” Tanya temannya.

Misaki menghitung-hitung waktu, ia bilang 4 tahun lalu adalah terakhir kalinya dia berciuman.

“itu ketika Murofushi… memenangkan medali perunggu di Olimpiade London. Ya ampun. waktu benar benar cepat berlalu!”

Keduanya kemudian tertawa bersama. Tapi tawa temannya hanya tawa hambar, kemudian ia bertanya lagi pada Misaki “Apanya yang lucu?, bibirmu seperti plum kering.”

Misaki menghentikan tawanya,ia beralasan karena terlalu sibuk sehingga tidak punya waktu mengurus bibirnya atapun kencan. Bukan itu maksud temannya, yang teman Misaki maksud adalah hubungan wawancara Misaki yang gagal dengan kejombloannya selama 4 tahun ini, jadi Misaki membuat boneka konyol monyong monyong itu karena tidak pernah berciuman. Misaki marah, ia juga tidak berminat bekerja di hotel yang memilki pewawancara seperti itu.

Seorang pelayan datang menyajikan makanan yang sudah dipesan. Temannya Misaki berinisiatif memberikan kue nya Misaki ke pelayan yang lumayan ganteng itu ❤ .

13

“Terimalah kue ini.”

“Maaf?,” Pelayan itu bingung.

“Dia membuat sendiri kue ini!, By the way, dia mencari pacar” Kata Wakaba dengan terang-terangan. Tentu saja ini membuat malu Misaki.

“Hey! Wakaba!”

“Aku bisa jamin bahwa itu enak. Silahkan terima.”

14“Nah, terima kasih banyak. Permisi” Ucap pelayan itu dengan senyum manis dan sopan. HP Wakaba berbunyi, Misaki menebak itu pasti pesan dari pacar Wakaba. Misaki menyuruh Wakaba pergi meninggalkannya, Misaki tidak apa-apa di sini sendirian. Wakaba kemudian pergi, ia juga menyemangati Misaki semoga cepat mendapatkan pekerjaan. Ternyata di sini Misaki sendirian, semua orang membawa pasangannya, Misaki merasa menoleh ke kanan dan ke kiri, mungkin dia merasa  iri.

Pelayan ganteng yang menerima kue Misaki tadi  dari kejauhan tersenyum, Misaki  salah mengira kalau pelayan tersebut tersenyum padanya. semakin Gr ketika pelayan itu mendekat.

“Aku minta maaf atas apa yang terjadi sekarang.” Kata Misaki dengan malu-malu. Misaki salah besar, ternyata pelayan ganteng itu menghampiri pelanggan di meja belakang Misaki, pelayan ganteng itu minta maaf karena membuat pelanggannya menunggu. Pelanggan tersebut memesan nasi goreng Indonesia, sementara itu Misaki digunjingkan oleh pelanggan yang lainnya karena Gr pada pelayan ganteng itu.

15

Misaki  memutuskan untuk pergi ke toilet, di dalam toilet dia memikirkan perkataan Wakaba tentang dirinya yang menyedihkan selama 4 tahun ini, itu jugalah yang membuatnya gagal dalam wawancara kerja. Setelah selesai menangis ia akan keluar dari kamar mandi, akan tetapi pintunya tidak bisa dibuka, saat ia mencoba menarik lebih kuat gagangnya malah terlepas dari tempatnya, rusak. Misaki menggedor-gedor pintu kamar mandi dan meminta bantuan. Di luar tidak ada siapapun, Misaki pikir hari ini pastilah hari terburuknya sepanjang masa, nasib buruk.

17

Di dalam restoran Misaki dibicarakan karena tagihannya belum dibayar oleh Misaki, mejanya yang ia tempati tadi bernomor 8. Seseorang mencicipi kue buatan Misaki, kemudian seorang pelayan mendatangi kamar mandi untuk menginformasikan restoran akan segera tutup. Misaki di dalam toilet melipat-lipat tisu toilet karena bosan, akhirnya pertolongan pun tiba dan Misaki meminta pelayan tersebut membantunya keluar dari kamar mandi. Pelayan itu menyuruh Misaki untuk menjauh dari pintu karena ia akan mendobraknya.

“Kau tidak apa-apa?”

Misaki terpana menatap pria yang menyelamatkannya, merasa de javu dengan kalimat yang sama ‘Misaki kau baik-baik saja?” .Pria itu bernama Shibasaki Chiaki yang merupakan cinta pertama Misaki.

18

Keesokan harinya Misaki menceritakannya pada Wakaba. Wakaba terkejut mendengar ceritanya Misaki, Misaki bilang kalau ia bertemu Chiaki saat kerja paruh waktu dulu saat SMA. Chiaki adalah => (Innovators of the next generation. Restaurant planner Shibasaki Chiaki ). Wakaba bertanya apa Chiaki adalah mantannya Misaki? dan Misaki menjawab Chiaki adalah cinta bertepuk sebalh tangannya, mereka mengobrol sambil melakukan gerakan yang dicontohkan oleh instruktur.

19

Wakaba bertanya lalu apa saja yang yang terjadi pada Chiaki dan Misaki  semalam?, semalam mereka berjalan pulang bersama dan mengobrol. Chiaki bertanya apa pekerjaan Misaki sekarang?, Misaki menjawab patissier dan Chiaki kagum karena impian Misaki sudah terwujud, Chiaki kembali bertanya dimana Misaki bekerja?, Misaki menjawab kalau ia bekerja di Hotel Vitz Charleston. Lagi-lagi Chiaki kagum karena Misaki bekerja di hotel bintang lima, lalu bertanya lagi apa Misaki sedang cuti?, kenapa memakai jas?. Dengan berbohong, Misaki menjawab kalau pihak hotelnya berencana liburan musim panas, setelah dapur direnovasi.

Chiaki kemudian bertanya apa Misaki mau bekerja di restorannya?, Misaki kaget mendengarnya. Chiaki menawarinya pekerjaan dengan mempertimbangkan rasa kue Misaki, Chiaki sudah mencicipinya tadi (Oh!, berarti dia yang nyicip tadi). Chiaki memuji kalau kue buatan Misaki enak, tapi bekerjanya bukan di restoran yang ada di sini, mereka akan bekerja di restoran yang ada di daerah Shonan. Jika Misaki ada masalah dengan transportasi mereka bisa hidup bersama. Hidup bersama?, Omoooo…. ! Hajimaaa….

20

Chiaki bilang ada kamar kosong di sebelah kamarnya, jadi mereka bisa tinggal bersama di rumah tersebut. Misaki sendiri masih syok mendengar tawaran itu, ia sampai merinding-merinding badannya *wkwkwk, Misaki akan memikirkannya dulu. Kembali lagi pada Misaki dan Wakaba yang sedang melakukan yoga. Wakaba sangat antusias dan dia merasakan ada irama cinta katanya.

“Tapi aku belum pernah ciuman selama empat tahun terakhir. Jika aku tinggal dengan dia, itu seperti mendorongku ke “Star Wars”, aku berpikir aku harus mundur.”

Wakaba mengambil ponsel Misaki,ia menutup hidungnya dan menelfon seseorang.

“Moshi moshi? Bisakah Misaki-sempai sementara bergabung… di restoran  Shonan, aku akan…”

Misaki segera mengambil ponselnya dari Wakaba, saat Misaki melihat layarnya malahan hanya gelap. Wakaba membohonginya tadi. Misaki memelototi Wakaba.

21

“Lihat? jujurlah pada dirimu sendiri. Apa yang kau inginkan?”

“Aku ingin pergi. Aku ingin mengubah diriku”

Lalu Wakaba menarik Misaki pergi, mereka pergi berbelanja dan Wakaba sangat antusias menjelaskan apa saja yang harus Misaki lakukan ketika akan hidup bersama Chiaki nantinya. Misaki agak risih setelah mengenakan baju pilhan Wakaba yang menurutnya terlalu manis. Wakaba menyuruh Misaki untuk berdandan setelah mandi dan mengikat rambutnya. Wakaba juga menginstal instagram di ponsel Misaki,Misaki bingung kenapa ia harus menggunakan instagram. Wakaba bilang kehidupan Misaki akan lebih menarik jika menggunakan instagram. Wakaba juga memberikan minyak bibir untuk dipakai secara rutin pada bibir Misaki dengan harapan Misaki dan Chiaki akan kissue nantinya, Misaki menjadi malu mendengarnya, melakukannya dengan Chiaki itu terdengar tidak masuk akal bagi Misaki.22

“Ketika kau jatuh cinta, seluruh dunia sepenuhnya berubah. Aku harap kau akan ingat perasaan itu. Aku harap dapat kabar baik!, sampai jumpa. Bye-bye!” Wakaba lalu pergi meninggalkan Misaki setelah mengatakan hal itu.24

Di hari lainnya ketika Misaki melakukan perjalanan dengan kereta, ia tak lupa mengoleskan minyak bibir ke bibirnya.Lalu ia melihat foto Chiaki dan memperbesar wajah Chiaki di foto. Kereta Misaki juga melewati lautan, Misaki terpesona pada panorama lautan yang ia lewati. Misaki lalu mengupdate instagramnya dengan gambar lautan dan menuliskan Aku akan jatuh cinta di musim panas.23

——– A Girl and Three Sweethearts——–

 25

      Sesampainya di pantai. Misaki meminta seorang wanita yang berjalan-jalan dengan anjingnya untuk memotretnya, akan tetapi anjing wanita itu menyalak dan sepertinya tidak bisa diajak kompromi, lalu Misaki meminta difoto oleh seorang pria. Pria itu menolak karena beralasan sedang terburu-buru, tapi Misaki memaksanya mengambil satu foto. Misaki berlari menjauh untuk mendapatkan foto yang ia inginkan, sedangkan pria cool itu terlihat tidak senang karena permintaan Misaki. Misaki bilang ini adalah hari yang penting dan harus dirayakan, seorang gadis memulai kehidupan yang menarik dengan mengupload fotonya, Misaki meminta pria itu mengambil gambarnya ketika ia sedang melompat. Pria itu lebih terkejut lagi ketika menyaksikan foto Chiaki di layar ponsel Misaki, Misaki mendekat karena lupa menutup foto Chiaki dan ia langsung mengatur camera mode on.

26

Misaki bersiap melompat,pria cool itu juga membidikkan kamera Misaki. Satu kali percobaan tidak berhasil, Misaki mencoba lagi. Disaat yang bersamaan dua anak gembul bermain bola pantai, bolanya jatuh dan menggelinding ke arah Misaki. Kaki Misaki mendarat tepat di bola itu, ia terpeleset, lalu jatuh terjerembab di pasir pantai.

27

26a

Pria cool berkacamata hitam itu bukannya menolong Misaki, ia malah berjongkok dan mengambil foto Misaki dalam posisi tidak menyenangkan itu. Ia tersenyum, mengembalikan ponsel ke Misaki dan memuji lompatan Misaki bagus. Lalu pergi tanpa dosa. Misaki tidak terima diperlakukan seperti itu.

28

“Bagaiman kau bisa mengambil fotoku dalm kondisiku seperti itu?.”

“Kondisi apa?”

“Kondisi aku jatuh dan basah juga berpasir!”

“jadi?”

“Ketika kau melihat seseorang seperti itu, kau harus membantunya!” Kata Misaki dengan marah.Pria itu berjalan kembali ke arahnya dan menghampiri dua anak gembul pemilik bola pantai semangka mereka,

“Kau ingin ini kembali,  kan? aku minta maaf. “ Katanya sambil mengusap-usap kepala anak-anak.Lalu pergi dan mengenakan kacamatanya lagi, tidak perduli pada Misaki. Misaki masih tidak mengerti, kenapa ada orang seperti pria itu?.

Misaki mencari tempatnya akan tinggal dengan keadaan berpasir dan kotor. GPS ponselnya mengatakan kalau Misaki sudah sampai di tempat tujuan (cieee keren!, GPS nya ngomong). Misaki menoleh ke kanan dan ke kiri,rumah Chiaki ada di depannya. Misaki kagum dan memuji rumah itu cantik sekali, dan tiba-tiba sebuah tangan mendekapnya dari belakang, pria itu mengatakan kalau dia sudah lama menunggunya. Misaki jadi canggung, ia meminta maaf pada Chiaki karena badannya kotor. Tapi ketika berblaik bukannya Chiaki yang datang, malahan seseorang yang tidak Misaki kenali.

“Maafkan aku! aku salah orang!”

“Siapa?”

“By the way, kau Misaki?”

“Siapa kau?”

“Aku Touma. Kita akan hidup bersama mulai sekarang.” Misaki bingung, Touma pasti salah, Misaki kekeuh bilang kalau ia akan hidup bersama Chiaki, bukan Touma. Touma melangkah memasuki gerbang rumah, dia juga mengingatkan kalau ada yang aneh dengan wajah Misaki. Yaiyalah…. hitam hitam luntur make upnya.

29

Misaki bertanya di mana kamar mandi, Touma memberitahunya kalau itu ada di ujung lorong.Misaki kaget melihat ada orang di kamar mandi, si pria cool yang ia temui di pantai tadi, Misaki segera keluar dari kamar mandi. Ia pikir si pria cool pantai itu pasti stalker, sedangkan si pria cool pantai bilang apa tidak kebalik?, Misaki yang stalker sebenarnya, jadi hubungi polisi!.30

Kemudian mereka semua sudah berkumpul, si pria cool pantai alias Kanata, Touma,dan Chiaki. Chiaki menjelaskan kalau Kanata dan dirinya adalah koki, sedangkan Touma adik bungsunya adalah seorang mahasiswa. Mereka bertiga ternyata saudara dan itu berarti mereka akan tinggal berempat. Chiaki lupa belum mengatakan kalau mereka akan tinggal berempat. Touma menggoda Misaki, apa Misaki pikir Misaki akan tinggal dengan Chiaki saja?, membuat Misaki malu. Chiaki memperkenalkan Misaki sebagai ppatissier dari Vitz Charleston Hotel, Kanata meragukan Misaki dan bilang kalau Misaki menyimpan foto Chiaki di ponselnya.

Misaki mendekati Kanata dan menyapanya “Salam kenala Kanata-san,mohon bantuannya sempai,” dengan memelototi Kanata, Kanata lalu minggir pergi. Chiaki menunjukkan di mana kamar Misaki, Chiaki menggoda Misaki kalau kamaryang Misaki tempati adalah tempat nongkrong (tikus mungkin gajelas soalnya), Misaki ketakutan sambil memegangi tirai. Tapi Chiaki segera  meralat kata-katanya kalau ia haya sedang bercanda. Keduanya sama-sama tertawa dan ternyata mereka masih sama seperti dulu.Chiaki yang jahil dan Misaki yang mudah dibohongi.

31

Chiaki dan Misaki menuju ke restoran. Kebetulan sekali Chaiki bertemu dengan Misaki disaat dia mencari patissier baru, Misaki nantinya akan melayani pelanggan juga. Misaki bilang tidak apa-apa karena dia juga suka melayani pelanggan. Tiba-tiba saat berjalan Misaki tersandung dan Chiaki membantunya.di belakang Chiaki dia sangat senang karena tangannya dipegang oleh Chiaki. Chiaki menjelaskan kalau pengunjung restorannya sebagian besar adalah pelanggan tetap dan menyukai makanan yang diolah dari Shonan.

“Dapur adalah di tengah, dan gudang di sebelah kiri. Naiki tangga dan kau akan mencapai teras.”

“Cantiknya! pemandangan laut.” Misaki terkagum-kagum pada pemandangan di depan matanya. Chiaki bilang pemandangannya akan lebih bagus di malam hari.Misaki tak sabar untuk itu. Chiaki juga menunjukkan arah matahari tenggelam.Ponsel Chiaki berbunyi dan ia meminta Misaki untuk berbicara dengan Kanata mengenai dapur selagi dirinya mengangkat telepon.

Kanata menyambutnya dingin, ada masalah apa Misaki kemari?. Misaki bilang dia disuruh Chiaki membicarakan soal dapur dengan Kanata. Kanata tidak mau, ketika Misaki mengikuti arah Kanata yang menuju dapur, Kanata membentaknya dan mengatakan kalau orang luar dilarang masuk dapur.

“Aku akan mulai bekerja di sini mulai besok.”

Kanata tidak memperdulikan Misaki, dia malah sibuk dengan pekerjaannya sekarang ini. Bukannya memberikannya pekerjaan yang seharusnya, Kanata malah mengambil ember dan menyerahkannya pada Misaki. Menyuruh gadis itu membersihkan toilet, Misaki mengiyakan dengan setengah hati.

32

Sore harinya tiga bersaudara bermain basket.Chiaki dan Kanata membicarakan Misaki, Kanata bertanya kenapa Chiaki harus merekrut seorang gadis?, pertanyaan Kanata dibalas dengan pertanyaan oelh Chiaki, Chiaki bertanya kenapa Kanata tidak menyukai Misaki?, lalu memanggil Misaki untuk mengecoh Kanata, padahal saat itu tidak ada Misaki. Kanata kalah, jadi Kanata harus mentraktir Touma dan Chiaki. Chiaki menyuruh Kanata untuk mencoba rasa kue buatan Misaki untuk mengubah pemikiran Kanata.

33

Sedangkan itu di dalam kamarnya, Misaki sedang membaca ramalan bintang. Ramalan bintang mengatakan kalau “Keberuntungan cintamu pada puncaknya. Kau akan dincium oleh Mr Right Anda”

Misaki senang sekali membacanya, ponsel Misaki berbunyi. Wakaba mengomentari foto Misaki. Misaki dilarang pulang sebelum bisa melakukan Kissue. Seseorang dari luar kamar mengatakan kalau airnya sudah siap dan menyuruh Misaki mandi dulu, sepertinya itu Chiaki. Langsung saja Misaki teringat pada wejangan Wakaba sebelumnya, menggunakan pakaian tidur cute dan berdandan setelah mandi.

34

Saat Misaki asyik berdandan Kanata masuk ke kamar mandi menaruh pakaian kotor, Misaki mempersalahkan itu, lalu mendorong Kanata keluar dan mengatai Kanata sebagai pria yang tidak peka.  Kanata menanggapinya dengan bilang kalau ia tidak tertarik pada Misaki, lalu memperhatikan wajah Misaki, membuat Misaki gugup sampai mepet ke tembok, ternyata Kanata hanya ingin mengambil label harga pakaian Misaki. Kanata mengomentari kalau Misaki pasti bekerja setengah-setengah dan ia tidak suka pada orang yang bekerja dengan maksud tersembunyi, Kanata pernah bertemu dengan orang semacam itu. Pasti tidak ada orang yang mau memakan kue buatan Misaki. Misaki tersinggung dengan perkataan Kanata, bagaimana bisa Kanata berkomentar begitu sedangkan Kanata tidak mengenal Misaki?.

35

Kanata lalu melepaskan bajunya dan mendorong Misaki keluar. Kanata membalas Misaki dengan bilang kalau Misaki adalah wanita yang tidak peka.

Di dalam kamar Misaki melemparkan atasan baju tidurnya. Ia sibuk dengan bukunya,moodnya sedang buruk sekarang. Wakaba menelfonnya dan bertanya apa ada perkembangan sekarang?, Misaki menjawab kalau dia tidak punya waktu untuk hal-hal seperti itu sekarang. Karena adiknya Chiaki sangat sombong dan berperilaku buruk, jadi Misaki akan bertarung sekarang dengan cara membuat kue yang enak dan merubah pemikiran Kanata. Kanata di kamarnya sedang melamun memikirkan sesuatu. Wakaba bertanya pada Misaki, jadi Misaki tinggal dengan saudaranya Chiaki juga ya? Apa adiknya tampan?, lalu menyemangati Misaki.

36

Semalaman Misaki membuat kue,dia juga tidak tidur. Pagi harinya Touma bangun duluan, dia menyapa Misaki. Kebetulan sekali, Misaki meminta Touma untuk mencicipi kue buatannya. Touma bilang Aaaa…. seperti anak kecil, ia meminta Misaki menyuapinya. Misaki mengerti dan ia menyuapi Touma, Touma tidak mau makan kalau Misaki tidak mangatakan aaaaaa…. sepertinya,lalu Misaki menuruti permintaan Touma baru Touma mau makan, Touma terkejut karena rasanya enak sekali, seperti kue yang disajikan di hotel Tokyo. Mendengar kata hotel ikut dibawa-bawa membuat Misaki teringat pada perkataan Chiaki sebelumnya tentang pelanggan restorannya menyukai masakan kreatif dengan bahan-bahan khas daerah Shonan.

37

Misaki mengucapkan selamat pada Kanata. Tapi Kanata tidak menanggapinya, dia langsung ngeloyor pergi. Misaki ingin berjalan bersama Kanata ke restoran dan ingin mengenal Kanata lebih banyak.

“Jadi kau baik-baik saja dengan pria mana pun?” Kanata langsung berjalan pergi.

“Apa maksudmu? Tunggu!”

39

Misaki bertanya berapa umur Kanata?, Kanata menjawab kalau dia 24 tahun. Jadi Kanata lebih muda 3 tahun dari Misaki, Misaki meminta Kanata menghentikan sikap arogannya, saat Misaki sudah lulus SMA Kanata baru masuk SMA. Kanata tidak perduli, ia terus berjalan dan sekarang dia mengeluarkan earphone, menyumpal kupingnya dengan earphone selama Misaki bertanya tentang dirinya.

“Kenapa kau jadi seorang koki?.  Apa jenis bahan Shonan yang kau gunakan?, aku yakin kau tidak punya teman.”

40

Misaki tidak menyerah, dia juga berteriak-teriak di samping Kanata.

“Apa kau tidak tahu ada yang salah dengan karaktermu?” (Kalau begitu tanyakan saja pada penulis naskah drama mu jeng… :v #plakk) Misaki kemudian menarik salah satunya dari telinga Kanata. Kanata menyuruhnya mengembalikannya, tapi Misaki tidak mau. Dia malah ikut mendengarkan musik yang Kanata dengar (wkwkwkk) .

“Jadi kau mendengarkan jenis musik ini, kau memiliki selera musik yang baik.” Kanata memasangkan semua earphone ke telinga Misaki, lalu Kanata mengeraskan volumenya.

“Hey!  Kau luar biasa!. Bagaimana jika gendang telinga ku pecah?”

“Jika kau tidak mengubah sifatmu …”

     Kanata lalu mengerucutkan bibir Misaki dengan tangannya agar Misaki berhenti bicara dan mengomentari bibir Misaki yang kering seperti buah plum yang kering. Kanata pergi, Misaki jengkel setengah mati pada Kanata. Biasanya kalau dari awal Kanata dan Misaki berantem, biasanya mereka jadi pasangan *wkwkwkwk*41

TBC Part 2 , btw ini dorama baru yang seminggu tayangnya satu kali.

See You Next Post ! 😉

Advertisements

Thankyou sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar/share via fb/twitter jika berkenan. Boleh panggil apa saja (Karissa/Chariszha) tapi jangan admin, dan lagi … Jangan di-copy paste dengan alasan apapun. Semoga betah di rumah saya ini yah … ♡(ˆ▿ˆʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s