sk1

Misaki jengkel sekali dengan Kanata yang seenaknya sendiri, ia menyapu dengan asal-asalan. Chiaki menyaksikannya, dan bertanya pada Sakurai Misaki kenapa dia marah ?, Sakurai mencoba bilang dia tidak sedang marah. Chiaki tidak bisa dibohongi, itu karena ekspresi Misaki terlihat marah.

“Ada apa ?”

“Sebenarnya, aku memanggang kue untuk dicicipi kanata. Tapi aku tidak puas dengan diriku. Lalu aku menyadari bahwa aku bukan apa-apa untuk… restoran ini atau Kanata.”

“Aku mengerti. lalu kau ingin memeriksa… resep hidangan kami ?” Chiaki mengambil papan daftar nama makanan khas restorannya. Terdapat Omelette hamburger, Chiaki menceritakan kalau ini adalah resep dari almarhum ayahnya, beliau adalah pendiri restoran ini. Ini adalah masakan Kanata sekarang.

“Boleh juga. Tiga anak mewarisi warisan sang ayah.”

Chiaki juga mengatakan bahwa Touma bertujuan untuk menjadi koki juga. Dia mengambil kursus di sebuah sekolah kejuruan kuliner. Setelah lulus dan menerima sertifikat koki, Touma akan bekerja di dapur dengan Kanata.

sk2

Sedangkan itu Touma sedang bermain sepeda bersama teman-temannya. Seorang gadis mengamati Touma dari kejauhan. Kembali lagi ke Misaki dan Chiaki, Chiaki pamit untuk masuk restoran terlebih dahulu. Kemudian datang beberapa orang. Misaki meminta maaf karena restoran belum buka, tapi orang itu tidak memperdulikan Misaki dan mendorongnya menjauh.

“Shibasaki !” Dia memanggil Chiaki yang berjalan menaiki tangga.3

“Higashimura-san” Higashimura menyapa selamat siang dan Chiaki mengangguk sopan. Kanata terlihat tidak senang akan kehadiran Higashimura. Chiaki dan Higashimura, mereka membicarakan tentang franchise(waralaba) . Chiaki menegaskan kalau dia menolak tawaran Higashimura.

“Kau cukup keras kepala.”

“Silahkan pergi.” Chiaki mengusirnya dengan sopan.

“Aku jadi menyukaimu.”

“Maaf ?”4

“Aku lebih suka anjing liar waspada … untuk anjing  dijinakkan. Rasanya benar-benar berbeda ketika kau menjinakkan mereka.”

“Beberapa anjing tidak dapat dijinakkan.” Balas Chiaki, dia bukan orang gampangan seperti yang pria paruh baya ini pikirkan. Pria itu tidak sepaham dengan Chiaki, ia yakin tidak ada anjing yang tidak bisa dijinakkan. Lalu pergi meninggalkan Chiaki dan restoran. Chiaki tampak tidak senang, Kanata juga memandang dingin kepergian pria paruh baya itu.

5

Misaki melayani pelanggan, dia mengantarkan pesanan. Salah seorang pelanggan bertanya apa Misaki pegawai baru restoran ini ?, Misaki membenarkan kalau dirinya baru bekerja hari ini. Misaki pergi dan berhenti sejenak menyaksikan pelanggan yang sedang memotong burger buatan Kanata yang terlihat enak sekali. Misaki kembali ke dalam, saat itu Kanata  sedang memasak makanan. Dia menuangkan saus dan mematikan kompor, lalu pergi entah kemana. Kesempatan bagi Misaki untukmasuk ke dapur, dia mencoba hasil masakan Kanata. Terkejut karena rasanya enak sekali, Misaki mulai mencatat bahan-bahan makanan yang Kanata gunakan. Lalu tertarik dengan sebuah botol hijau yang berisi sake, Misaki yakin ini adalah rahasia masakan Kanata.

6

Misaki sekali lagi mencoba saus dari Hamburger omelet. Sayangnya disaat yang sama Kanata kembali lagi ke dapur, ia bertanya apa yang Misaki lakukan ?, bukankah dia sudah pernah bilang kalau orang luar dilarang masuk ke dapur ?. Lalu mengusir Misaki.

7

“Aku hanya ingin mencoba hamburger omelet.”

“Apa kau melihat ke bawah pada ku ?” (Dalam bahasa Jepang, “melihat ke bawah” memiliki lafal yang sama dengan “menjilat”)

“Aku mungkin telah mengambil  bukan menjilatinya. Bisakah kau membuatkanku satu nanti ?”

Kanata tidak mau membuatkannya,buat apa dia membuatkannya hamburger omelet untuk orang seperti Misaki ?, Kanata juga menyuruhnya pulang saja ke Tokyo.

———————A Girl with three Sweetharts————25

Malam harinya Kanata berada di tempat temannya dan temannya menyinggung soal gadis baru yang bekerja di tempat Kanata. Orang-orang bilang gadis itu lucu, apa nilainya lebih dari 100 ?. Kanata bilang dirinya sudah tidak bisa lagi melihat gadis itu dari perspektif seperti itu. Dia tidak suka Misaki karena bekerja di restorannya dengan maksud terselubung ingin mendapatkan pacar.

8

Temannya menggebrak meja dan bilang kalau Kanata kau tidak bisa menyalahkan dia. Kau hanya merasa seperti jatuh cinta selama musim panas.

“Nobuyuki, kau begitu keren!” Kata Mikako yang bersama mereka,

“Kau tidak akan mendapatkannya.kau tidak pernah benar-benar jatuh cinta.” Kata Nobuyuki

“Wanita akan datang berkerumun bahkan jika kau hanya diam. sini.”

“Tapi orang  semacam ini  … tiba-tiba akan jatuh jungkir balik.” Nobuyiki

“Itu tidak mungkin.” Kanata

“Benar,sama sepertiku”

Sementara itu Misaki tengah berbelanja bahan makanan. Dia bersiap memasak lagi, untuk membuktikan kemampuannya pada Kanata. Misaki mencoba berkali-kali, ia menguji berbagai suhu dan bahan penggunaan.

9

Di jalan menuju pulang ke rumah, Touma merokok dan melihat hp nya. Sepertinya seharian dia tidak pergi ke sekolah, dia hanya main dengan teman-temannya. Kanata melihat Touma dan mereka pulang bersama. Kanata bertanya apa Touma baru pulang dari sekolah ?, Touma bilang iya. dan sebentar lagi Touma akan ujian kan ?, Lagi-lagi Touma bilang iya, dan Kanata menyemangatinya. Touma kemudian menunjukkan hp nya ke Kanata, itu instagram milik Misaki. Kanata tidak mengerti apa maksud Touma, Touma menyuruh Kanata mencari bahasa jepangnya beautiful bloom, yang mengacu pada nama Misaki Sakurai.

10

    Kanata mengerti sekarang, semakin buruk saja Misaki di penglihatannya. Touma menyuruh Kanata melihat komentar Wakaba. Touma sendiri berputar-putar dengan sepedanya selagi Kanata memperhatikan instagram Misaki. (Heol… hal sepribadi seperti itu seharusnya jangan masuk comment public, chatting via WA kan bisa. Touma ini bakat stalker ya… itu akun Misaki kan baru dibuat, dan kog langsung tahu aja -_-)

    Kanata sudah sampai ke dapur restoran. Mempertanyakan kenapa Misaki ada di dapur ?, orang luar dilarang ke dapur. Misaki senang karena Kanata datang di waktu yang tepat, Misaki meminta Kanata untuk mencoba kuenya. Kanata menolaknya akan tetapi Misaki memaksanya. Kue tersenggol oleh Kanata dan jatuh ke lantai, tanpa perasaan Kanata menyuruh Misaki membersihkannya. Misaki tidak mau menyerah,dia akan membuatkan Kanata kue lagi. Kanata memandang Misaki dengan remeh, ia bilang ia bisa tahu rasa kue itu tanpa harus mencobanya, Misaki terdiam dan berhenti mengaduk telurnya.

11

“Kau menyebut diri mu seorang koki ?, kau membuat kesimpulan tanpa mencicipinya. Apa kau seorang koki ?” Kata Misaki dengan kasarnya pada Kanata

“Aku memang seorang koki. Dan aku ini koki restoran. Aku hanya tidak mengenalimu. Orang sepertimu tidak memenuhi syarat untuk berada disini.” Balas Kanata dengan suara sama kerasnya.

“Kaulah yang tidak memenuhi syarat !. Kau mewarisi restoran yang penting ini dari ayahmu, kan ?,aku merasa pada kasihan ayahmu … karena memiliki koki seperti seperti mu!” Kemudian Kanata memegangi wajah Misaki, Misaki tidak terima diperlakukan seperti ini. Kanata melakukan kissue pada Misaki.

“Apa itu tadi ?” Tanya Misaki setelah kissue berakhir, dengan santainya Kanata bilang kalau Misaki hanya menginginkan kissue bukan ?, segeralah pergi setelah kau puas. Harga diri Misaki dipermainkan begitu saja. Misaki menampar Kanata sebagai pembalasannya,

“Jangan melihat kearah bawah ku”

Misaki kemudian pergi meninggalkan Kanata. Misaki pasti sangat terpukul atas kejadian tadi. Chiaki mencari-cari di mana Misaki berada, dia juga bertanya pada Kanata. Kanata menjawab mungkin saja Misaki pulang karena Kanata tidak memperlukannya di sini, Chiaki juga melihat kue yang berantakan di atas piring, ia mengambil buku catatan Misaki.

“Kau hanya belum mengenalnya” Kata Chiaki pada Kanata.Lalu Chiaki pergi meninggalkan Kanata, Misaki di luaran sana berjalan tak tentu arah. Sedangkan itu Kanata di dapurnya, ia mematikan lampu. Ia melihat kue Misaki, lalu beralih ke catatan Misaki yang mendetail. Kanata tertarik membacanya, dia sampai menggunakan ponselnya sebagai penerangan. Kemudian Kanata mencicipi kue Misaki yang terjatuh tadi, ia lalu keluar restoran untuk mencari Misaki. Ditolehnya ke kanan dan ke kiri namun tidak ada Misaki, dia berlarian mencari Misaki.

13

Chiaki menemukan Misaki yang duduk sendirian.

“Setidaknya kau harus mengangkat panggilanku”

“Chiaki-san…”

“Mari kita pulang.Kau tidak perlu khawatir jika itu tentang Kanata.Dia sudah menyadari kesalahannya.”

“Bukan itu.Kanata tidak melakukan kesalahan.Aku melakukan ini untuk diriku sendiri.”

14

Chiaki tidak mengerti, dia duduk di samping Misaki. Misaki membungkuk meminta maaf, karena sudah berbohong pada Chiaki tentang ia yang bekerja di hotel. Pada kenyataannya Misaki dipecat 1 bulan yang lalu, ia dulunya hanya bekerja di toko yang kecil. Misaki telah mencari pekerjaan, tapi dia gagal.

“Aku hanya bisa memuat kue, tapi tidak ada yang mengakui kue buatanku. Aku merasa tidak berguna dan malu pada diriku sendiri. Jadi, ketika kau … mengundangku malam itu, aku benar-benar bahagia. Aku merasa seperti aku akhirnya diakui. Seseorang yang sepertiku… masih dibutuhkan. Jadi aku ikut. Kanata… berkata benar tentangku. Apa yang kulakukan ?. Jadi aku benar-benar melakukan ini untuk diriku sendiri. Aku hanya seperti orang bodoh,aku benar-benar… bodoh.”

Chiaki lalu menarik tangan Misaki, mengajaknya pergi.Chiaki memberikan Misaki sebuah helm, karena Misaki tak kunjung menggunakannya, Chiaki memakaikannya pada Misaki.

15

“Aku mengerti.Aku tahu kau memiliki gairah dan kebanggaan dalam pekerjaanmu, kau tulus dan termotivasi. Dan canggung. Aku tahu itu dengan baik. Itulah kau, dan itulah sebabnya aku ingin kau tetap disini.”

“Chiaki-san…”

“Ayolah. Mari kita pulang.”

Chiaki sudah berada di motornya. Chiaki menyuruh Misaki untuk berpegangan erat, tapi Misaki tidak mendengarnya (biasalah.. kalau naik motor angin akan menerbangkan kalimatmu 😀 ) ,

“Pegang erat-erat.”

“Maaf ?”

“Pegang erat-erat.”

16

Karena kata-kata sudah tidak berguna lagi, Chiaki langsung saja melingkarkan tangan Misaki ke pinggangnya. Chiaki tersenyum tipis, Misaki tampak menikmatinya. Secara kebetulan Misaki dan Chiaki melewati Kanata, namun tidak sadar. Kanata menyaksikan itu semua (Hayoooo looo…. Kissue nya sama siapa, boncengan naik motornya sama siapa)

17

Di kamarnya Misaki ,ia memikirkan tentang ucapan Chiaki yang ingin Misaki tetap di Shonan. Lalu angin membalik lembaran ramalan bintang yang Misaki baca sebelumnya, teringatlah Misaki pada Kanata.

    Di luar,terlihat bayangan seseorang di depan kamar Misaki. Misaki keluar kamar dan mendapati nasi kepal di depan pintunya, ia pikir itu buatan Chiaki, Misaki berterimakasih pada seseorang yang tengah berjongkok sibuk melakukan sesuatu, Misaki memakannya karena kebetulan ia lapar sekali.

18

“Sangat lezat !. Aku tidak tahu nasi, keju dan rumput laut bisa dicampur. Kau memang luar biasa, Chiaki-san”

Misaki kaget karena itu ternyata Kanata, bukannya Chiaki. Misaki marah-marah karena seharusnya Kanata bilang kalau dirinya bukan Chiaki, ada apa sih dengan para pria ?, kenapa tidak peka sekali ?. Gerutu Misaki sambil duduk.

    Kanata mendekati Misaki,ia membalas omongan Misaki dengan kata-kata yang sama, seharusnya Misaki yang harus peka.

“Matcha tart Itu terlalu manis. Rasa telur akan lebih terasa kalau terlalu manis. Bekerja lebih keraslah jika kau ingin membuat suatu hidangan untukku.” Lalu Kanata pergi.

“Apa dia… Tunggu.” Kanata melemparkan sesuatu kepada Misaki,itu adalah kunci restoran. Kanata menyuruh Misaki membersihkan 30 menit sebelum restoran buka dan Kanata ingin restoran bersih, dan bersihkan kmbali setelah tutup. Mengerti ?, tanya Kanata pada Misaki. Misaki tersenyum, ia bahagia sekali karena sudah diberi kepercayaan oleh Kanata.

19

“Ya. Tunggu, kenapa kau masih begitu sombong ?, ingatlah bahwa aku belum memaafkanmu.”

“Untuk apa ?” Tanya Kanata dengan santai.

“Untuk apa ?, Jika kau melakukannya lagi, aku pasti akan menendangmu.”

“Melakukan apa ?”

“Lupakan saja !,”

Misaki bergumam sendiri kalau itu adalah ciuman pertamanya setelah 4 tahun. Kanata berjalan ke atas, dia bertanya rasa mana yang lebih enak ?. Misaki bingung. Kanata menunjuk nasi kepal Misaki, ada banyak rasa dan Misaki harus mencobanya. Ternyata di salah satunya terdapat hamburger omelet, Misaki senang memakannya. Kanata di kamarnya sudah berbaring, didalam kegelapan dia tersenyum,

20

Misaki berangkat terburu-buru. Ia bertanya pada Chiaki dan Touma di mana Kanata , mereka menjawab kalau Kanata sudah berangkat. Misaki terburu-buru sampai kepalanya terbentur, Chiaki dan Touma tertawa geli karenanya.

   Di perjalanan menuju restoran, Misaki bertemu nenek yang ia mintai selfie di pantai dulu, juga dua anak gembul yang membuatnya jatuh ke pasir pantai.

Misaki sampai di restoran. Kanata menganggap Misaki sudah telat, Misaki ingin menggunakan dapur tapi Kanata melarangnya, gunakan dapur hanya sebelum buka, setelah tutup dan saat istirahat. Misaki bilang ini kan belum buka,

tapi Kanata memberikan kertas kecil berisi catatan. Kanata menyuruh Misaki melakukan yang lainnya.

     Di luar restoran ada seorang gadis yang akan masuk ke restoran. Dia masuk sebentar dan Kanata  mengatakan kalau restoran belum buka, gadis itu pergi setelah mengatakan tidak ada apa-apa saat ditanya oleh Kanata.

21

Misaki melihat Chiaki di pinggir jalan, tadinya ia ingin menghampiri Chiaki, tapi kelihatannya Chiaki menunggu orang lain.

   Seorang wanita cantik datang pada Chiaki,Misaki syok melihatnya. Misaki menguntit keduanya yang pergi bersama, sampailah dia di tempat yang khusus didatangi oleh orang-orang yang ingin menikah.22

23

Misaki kaget melihat nama tempat itu,jangan-jangan mereka akan menikah ?, Misaki sampai jatuh ke tanah karena hal tersebut.

24


TBC Episode 2 !

Advertisements

Don't be shy. Leave a reply ;)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s