Novel Online : Anak Siapa Ini? | Romance Fantasi

Novel debut online pertama saya, yok mampir..masih sepi nih.. saya akan pos 2 bab disini. Selanjutnya baca di Goodnovel ya guys..

Tahun 2275

    Bip bip bip…!!

Suara jam beker milik Mikel berbunyi dan membangunkan tidurnya yang sebentar saja, dia baru tidur pukul 4 dini hari dan sekarang Mikel melihat bekernya tepat pukul 6 pagi, dia merasakan matanya ingin memejam lagi dan pria setinggi 180 cm tersebut teringat dia ada kencan buta dengan seorang wanita pilihan Ibunya. Sekarang dia 35 tahun dan sama sekali tidak tertarik untuk menikah,

“Ayolah Mah! Sekarang tahun 2275.. menikah hanya untuk bahagia dan meneruskan keturunan adalah pemikiran yang sangat kolot, kau kan juga sudah punya selusin cucu dari Aeri? Jadi.. biarkan aku sendiri.. aku kaya, tampan, dan sehat, tidak butuh apa-apa lagi selain lebih  banyak uang.. okay?”

Ucapnya pada diri sendiri dengan mata masih memejam, namun daripada Mikel diganggu dengan hologram ibunya yang akan muncul setiap hari di rumahnya lebih baik dia menurutinya dan berpura-pura ikut dalam sandiwara.

Mikel beranjak dari tempat tidurnya, satu-satunya teknologi klasik yang ia sukai adalah jam beker. Peninggalan dari Kakek Kakek Kakek buyutnya yang entah keberapa, dia meninggalkan kasurnya yang berantakan agar segera dibersihkan oleh robot rumah tangganya yang bernama Ion. Salah satu prototype milik perusahaannya yang belum dirilis ke pasaran karena masih ada banyak bug dan sejauh ini dia mengujinya sendiri demi kesempurnaan yang ia kejar. Segera setelah Mikel pergi, sebuah robot berbentuk kucing yang tadinya tidur meringkuk langsung merapikan kamar Mikel, cukup  cekatan meski dengan ukuran kucing asli. Mikel punya kucing asli, yang punya teman bermain sekarang semenjak Ion ada 2 bulan lalu. Kucing itu bernama Teo, kucing gemuk yang gempal seperti babi.

Mikel di kamar mandi sambil menatap cermin, dia mengambil odol untuk menyikat gigi. Banyak hal yang memudahkan bagi manusia pada jaman sekarang, tetapi untuk beberapa hal Mikel masih melakukannya dengan cara tradisional. Namun tak ingin menyia-nyiakan waktu, dia ingin membaca informasi tentang teman kencan butanya pagi ini. Pagi? Pukul 11 itu pagi atau siang? Mikel selalu mendebatkannya jika ada yang mulai mengajaknya bicara hal tersebut.

“Aku ingin informasi tentang Shin Xia yang akan dijodohkan denganku.”

Sekelebat informasi ditampilkan dengan narasi lengkap, AI di rumah Mikel bernama Ecco, punya suara pria mudah berusia awal 20 an dan terkadang bisa diajak berdebat dan berdiskusi dengan Mikel.

“Baik Mikel, Ibu Xia adalah tahun ini berusia 32 tahun namun karena kecantikannya yang luar biasa, dia nampak seperti 21 tahun. Jika aku manusia aku bersedia mengencaninya menggantikanmu Mikel..”

Mikel terkekeh mendengarnya,

“Aku harap bisa begitu, karena aku sangat sibuk sekarang. Tidak ada waktu untuk berbasa basi.”

Layar berganti ke video Xia yang sedang melakukan konferensi pers di luar negeri menggantikan ayahnya yang sakit. Xia adalah pewaris tunggal perusahaan mesin robot nomor 1 di Negara mereka.

“Namun sepertinya Ibu Xia sangat menyukai tanaman ketimbang mesin, Mikel~, sepertinya kau tidak cocok dengannya.”

“Aku tau..” Mikel manggut-manggut.

Sepuluh menit kemudian setelah Ecco panjang lebar menjelaskan dan bersikap menyebalkan, akhirnya Ecco berhenti bicara.

Mikel keluar dari kamar mandi dengan jubah mandinya. Dia menuju ke ruangan pakaian, mencari pakaian biasanya. Ia tidak berusaha terlalu keras untuk dianggap menawan oleh Xia. Saat Mikel sedang asyik memilih kalung tengkorak koleksinya.. Ecco muncul dalam bentuk hologram, muncul tiba-tiba di sebelahnya.

“ASTAGA!”

Ecco didesain seperti anggota Kpop Idol yang putih tinggi dan kurus, tiba-tiba Mikel merasa menyesal harus mendesain bentuk Ecco seperti ini. Lebih baik jadi pelayan tua saja seperti di film-film lawas.

“Boss, aku menemukan fakta lain yang lebih mengejutkan. Tahun lalu Ibu Xia mengatakan pada reporter bahwa ia tidak begitu tertarik dengan pernikahan, dia pikir sistemnya begitu kolot.. tapi jika ada pria hebat yang ia sukai maka ia tidak keberatan mempertimbangkannya.”

Mikel mendorong Ecco menjauh, Ecco membuntutinya ke lemari jas kasual.

“Kaget? Harusnya itu ide yang bagus.. aku bisa mengatakan langsung bahwa aku tidak tertarik dengan kencan buta ini. Dia pasti bisa mengerti.”

Mikel berbalik dan membuat Ecco waspada jikalau servernya dialihkan ke perusahaan, ia malas bertemu dengan AI AI lainnya yang sombong dan suka mengajaknya berdebat. Tidak mau!

“Ecco, tetapi kenapa kau terus memanggilnya Ibu Xia? Kau bahkan menolak memanggilku Tuan sejak ku sempurnakan!” Mikel sambil berkacak pinggang.

Ecco tersenyum

“Karena aku sangat menghormatinya Mikel…, dia sangat menawan selain cantik secara fisik. Dan aku punya feeling dia akan menjadi Nyonya rumah ini karena Nyonya besar sudah bertekad.”

“Aku tidak mendesainmu menjadi peramal, hentikan omong kosong itu. Oke?”

“Terserah Mikel..”

Terdengar bel pintu dipenceti asal, Ecco segera mengeceknya. Sedetik kemudian kembali ke hadapan Mikel.

“Mikel, ada anak kecil di luar”

Mikel terlihat bingung, jarak rumahnya dengan tetangga cukup jauh. Anak siapa yang iseng memainkan bel rumahnya?. Mikel kebetulan sedari tadi sudah siap, tetapi sibuk memainkan koleksi kalung tengkoraknya.

Ia berjalan sebentar menuju pintu rumahnya. Saat pintu dibuka, seorang anak kecil setinggi lututnya dengan pipi bulat dan rambut rapi disisir dengan poni tersenyum manis padanya.

Dan yang paling membuatnya terkejut anak itu memanggilnya Papa.

“Papa!” Menghamburkan badan mungilnya ke kaki Mikel. Mikel hanya terbelalak, Papa? Aku bahkan tidak pernah punya pacar atau tertarik ingin punya anak, siapa setan kecil berwajah malaikat ini?

Ia menoleh pada Ecco, Ecco juga tidak menemukan informasi apapun karena Mikel memang tidak pernah tertarik pada asmara.

“Tapi hidung dan matanya mirip denganmu Mikel, wajahnya sekilas juga sama sepertimu saat kecil.”

Mikel memelototi Ecco, Ecco hanya mengangkat bahunya acuh tak acuh..

.

.

.

Bab 2


Ecco berjongkok mendekati anak kecil yang menggelayuti kaki Mikel. Kalau diamati lamat-lamat memang sangat mirip dengan Mikel semasa kecil, dalam sistem informasinya Ecco menyortir video dan foto-foto Mikel semasa kecil. Meski ia diciptakan Mikel saat Mikel berusia 21 tahun, tetapi informasi mendetail mengenai keluarga Chun, terutama Mikel Mizwu Chun adalah bagian terpenting dalam pemrogramannya Ecco. Demi kualitas pelayanan optimal di rumah Mikel, karena Ecco adalah Alpha AI bagi Mikel.

Ecco tersenyum manis padanya. Anak kecil itu balas tersenyum tak kalah menggemaskan.

“Halo adik kecil…, namamu siapa?” Dengan nada selembut mungkin agar menciptakan suasana hangat.

“Lennon”

Ia tidak nampak takut sedikitpun.

“Lennon Chun”

Mikel terbelalak mendengarnya. Kenapa namanya memakai nama keluarga besarnya Chun?.

“Tuh ‘kan Boss! Apa ku bilang..”

“Jangan sembarangan!!”

“Kita kan keluarga Chun.., dan namamu adalah Mikel Mizwu Chun..”

Ecco kembali menatap hangat ke Lennon

“Kau mengenal Aku dan orang ini?”

Menunjuk dirinya dan menunjuk Mikel yang masih kakinya digelayuti manja, seolah terbiasa melakukannya.

“Papa! Papa Mikel dan Ecco. Kenapa kalian aneh sih? ”

Untuk di bagian ini justru Lennon merasa bingung, kenapa Ecco dan Mikel nampak aneh padanya? Seakan-akan baru bertemu dengannya hari ini. Padahal beberapa waktu lalu Lennon ingat dia memancing dengan Mikel sambil tertawa-tawa dan menantikan Mamanya datang untuk bergabung. Mikel kali ini melepaskan tangan Lennon dari kakinya dan menatap bocah itu sedingin es kutub.

Ecco melihat bosnya dengan sebal. Kenapa tidak bisa melunak sedikit pada anak kecil?. Ecco menyurai anak rambut di keningnya yang mulai memanjang dan membentuk poni, meski dia memasuki badan robot.. sebenarnya robot tersebut sangat mirip dengan manusia, kecuali tidak makan dan tidur, rambutnya ikut bisa tumbuh seiring waktu.

“Lennon sayang, kau yakin Papamu adalah orang ini?”

Lennon mengangguk cepat. Sangat yakin pria tinggi, kurus dengan presentase lemak 10% tetapi terlihat proporsional, bibir tipis kemerahan tanpa pemulas bibir, rambut depan dengan memanjang sebelah sebatas alis membentuk poni, mata yang tajam namun punya sinar kehangatan, kulit putih serta kedua lesung pipit yang akan sangat menawan jika tersenyum.

Meski Lennon tidak memiliki lesung pipi, setidaknya bagi orang yang baru pertama kali melihatnya pasti akan langsung terpikirkan kemiripannya dengan Mikel.

“Lalu siapa Mama mu?”

Ecco bertanya lagi karena penasaran, Bossnya yang gila kerja dan teknologi ini merasa bisa hidup nyaman tanpa harus merasakan asmara, kenapa tiba-tiba ada yang mengaku-ngaku sebagai anaknya?

Lennon nampak kebingungan, berusaha mengingat namun tidak menemukan siapapun atau nama apapun.

“Mama? Mama aku lupa..”

“Kenapa kau bisa lupa Mamamu siapa? Tapi terus memanggilku Papa?”

Mikel mulai kehilangan kesabarannya menghadapi Lennon.

“Karena kau Papaku..,” Jawab anak itu dengan polosnya.

Ecco merentangkan kedua tangannya dan membuat Lennon mendekat, entah detik keberapa Ecco sekarang sudah masuk ke dalam sistem robot manusia, tanpa Mikel sadari karena terus memperhatikan Mikel.

Sehingga Ecco dapat memegangi Lennon seperti sekarang.

“Papa jahat ‘ya?”

Lennon mengangguk setuju. Dengan air muka yang polos seperti ini benar-benar membuat Ecco menyukainya.

“Papa tadi memancing denganku, tetapi tiba-tiba pulang duluan..”

Ecco menenglengkan kepalanya, sejenak berpikir. Ada yang aneh, ia harus mengumpulkan informasi dari anak ini.

“Kau lahir tanggal berapa?”

“19 Oktober 2277..”

Ecco tertawa sendiri karena terjadi sesuatu yang menggembirakan bagi Mikel di masa depan, entah apapun itu yang membuat Lennon mendarat di tahun 2275, setidaknya ada yang bisa dipastikan sekarang.. fakta bahwa Mikel ternyata adalah seorang ayah dan menikahi seseorang, Mikel langsung terpikirkan sesuatu. Lennon datang dari masa depan. Tetapi kenapa?

“Ecco, Direktur Jo sudah menambahkan program baru ‘kan?”

“Benar! Tes DNA dengan memindai! Boss.. kau memang jenius!”

Ecco langsung menatap mata Lennon dan memindai darah Lennon, mencocokkannya dengan database DNA Mikel. AI atau Artificial Intelligence sudah berdampingan hidup dengan manusia selama satu decade ini, mula-mula dalam bentuk sederhana seperti mesin-mesin kecil dan kuis, 14 tahun yang lalu penemuan Mikel saat usianya 21 tahun adalah membuat AI yang sangat mirip dengan manusia dan dapat diajak berinteraksi, tetapi para AI tidak memiliki perasaan cinta sedalam manusia. Setidaknya versi Ecco adalah AI yang bisa merasakan bahagia dan ceria dalam batas tertentu.

Ecco mengecek DNA Lennon sembari mengoceh.

“Padahal Direktur Jo melakukannya baru seminggu yang lalu, karena aku ini generasi pertama AI yang sudah disempurnakan, makanya menjadi satu-satunya yang bisa melakukan ini. Terkadang aku bangga jadi anak buahmu Boss! Haha.., akan sangat menakjubkan jika kau bisa membuatku punya perasaan cinta dan menikahi sesama AI, lalu punya anak.”

“Itu bisa saja terjadi, tetapi aku meragukannya. AI dan AI bertemu lalu kalian menciptakan system sendiri sehingga menjadi bayi AI kalian begitu? Ecco.. Ecco.. ide yang bagus, sementara aku tampung.”

“Aku sangat menantikannya Boss!”

“Sudah ketemu?”

“Menakjubkan..”

“Bagaimana?”

“99,9% ini anakmu. Tak ku sangka kau akhirnya menikah juga Mikel..”

“Aku tidak mau berkomentar..” Karena Mikel meragukan hal tersebut, jika anak ini lahir 2 tahun lagi.. berarti dalam waktu dekat memang dia akan menikah dan punya istri. Xia? Ayolah… tidak mungkin sesederhana itu untuk dipecahkan.

“Anak ini usianya 5 tahun, sayangnya aku tidak bisa mengenali DNA ibunya siapa. Aku masih terbatas..”

“Direktur Jo baru mencobanya padamu dan memasukkan DNA ku saja, jika projek ini berhasil maka pemerintah akan memberikan izin AI kepolisian dan Detektif Kriminal untuk menggunakannya. Sementara masih blueprint.. agar tidak disalahgunakan oleh orang-orang jahat.”

“Tapi aku mungkin bisa mengenali sesuatu juga..”

Lennon langsung jatuh terkulai dalam dekapan Ecco. Ecco menyentuh sebuah syaraf Lennon sehingga membuatnya tertidur dalam hitungan detik.

“Aduduh… anak manis.., aku tidak tau bagaimana cara mengembalikan anak ini ke masa depan. Yang ku tahu Negara kita masih berusaha membuat mesin waktu selama berabad-abad..”

“Benar, mesin waktu masih menjadi harapan dan khayalan bagi para peneliti, sementara jaga anak ini dulu. Aku akan ke perusaha’an untuk bertemu Direktur Jo untuk membicarakan perkembangan bahan bakar baru untuk mengurangi penggunaan minyak bumi. Pukul 11 nanti kencan buta,”

Ecco menatap Mikel dengan geli saat Mikel menyebutkan kencan buta. Dari informasi yang ia akses setidaknya Mikel sebenarnya sangat cocok dengan Xia, mereka sama-sama orang-orang gila yang lebih mementingkan diri mereka sendiri untuk urusan asmara. Barangkali jika mereka bersama nanti akan menjadi semacam hitungan 1 + 1, karena saling menuntut hak-hak pribadi dan kepentingan masing-masing daripada sesuatu ajaib yang disebut cinta. Sampai sekarang tidak ada ilmuan yang bisa menciptakan obat untuk membuat orang lain jatuh cinta pada kita, semaju apapun sebuah peradaban.

“Ku harap ibu anak ini adalah Ibu Xia, kau bisa membawakan sehelai rambutnya? Aku penasaran Boss! Mungkin bisa menemukan sebuah kecocokan.”

“Kau gila?! Mau ku pindahkan ke perusaha’an dan bertemu AI AI generasi 01? “

“Maaf.. hahahhaa!”

“Sistemnya belum secanggih itu, tidak bisa mengakses informasi orang lain sebelum pemerintah memberikan ijin.”

“Tetapi kenapa aku bisa padamu Boss?”

“Karena kita diberikan lisensi sementara selama pengembangannya. Kau kan juga bukan AI kepolisian, jangan terlalu jauh. Demi kemananmu juga.”

“Baik Mikel!”

“Sudah! Jangan aneh-aneh, urusi anak ini dulu!!”

“Hush! Jangan keras-keras.. Lennon akan bangun..”

Ecco meletakkan telunjuk ke depan bibirnya. Ia menggendong Lennon dengan entengnya. Sebuah mobil tanpa awak datang di halaman rumah mereka yang besar. Mobil hibrida keluaran lama, di jaman ini mesin kebanyakan sudah menggunakan berbagai bahan bakar seperti sel surya, karbondioksida, sampah. Minyak bumi digunakan untuk beberapa sektor pemerintahan, dan jumlahnya semakin menipis karena perilaku manusia di masa lalu yang begitu egois. Butuh 100 tahun untuk membersihkan bumi dari sampah plastik dan mengubahnya menjadi energy baru, plastik dilarang digunakan lagi untuk masyarakat umum. Melanggarnya akan dihukum mati.

“Mobilku datang.., siapkan semua keperluan anak ini..,”

“Namanya Lennon… kau pasti di masa depan punya alasan menamainya ini.”

“Aku pergi dulu..”

Mobil melesat dalam sekedipan mata. Ecco segera membawanya ke dalam. Ia sudah merencanakan kamar tidur yang manis untuk Lennon. Jika di masa depan dia sungguh akan ikut merawat Lennon dia sama sekali tidak keberatan. Lennon sangat manis dan pintar, Ecco memindai otaknya ternyata punya IQ yang sangat tinggi. Mungkin karena Lennon adalah anaknya Mikel, tidak salah lagi gen hebat Mikel diwarisi anak ini.

“Tampan sekali anak ini!”

Ecco membopong Lennon masuk ke dalam rumah dengan hati-hati.

***

Halima, istri dari Mark Chun Presdir Grub Chun yang menangangi AI di berbagai sektor dan lini kehidupan, satu-satunya yang dipercaya pemerintah untuk memproduksi AI AI anjing pelacak dan robot pembantu kepolisian, bank, rumah sakit. Ibunya Mikel mengirimkan pesan ke Shin Xia, perjodohan ini adalah kesepakatan antara ayah Xia dan ayahnya Mikel karena keduanya adalah sahabat karib sejak mereka masih muda. Tidak disangka Xia menyetujuinya tanpa bertanya, beberapa kami Halima bertemu dengan Xia saat perjamuan di rumah keluarga Shin, satu-satunya anak dari Presdir Shin.

Di masa depan perusaha’an AI milik Grub Chun diharapkan bisa berkolaborasi dengan perusahaan mesin robot dan membuat AI yang lebih canggih lagi. Grub Shin memiliki komponen-komponen dasar robot sederhana untuk keperluan rumah tangga dan perkebunan, beberapa kali memproduksi AI sederhana juga, untuk hal AI yang lebih kompleks Grup Chun lebih unggul.

“Xia, kau sibuk?”

“Selamat siang Bibi.., aku ada di restoran untuk makan.”
“Aku tidak tau harus mengatakan apa, yang jelas aku senang sekali kau mau bertemu dengan Mikel..”

“Tidak masalah Bibi, aku yang merasa terhormat bisa bertemu dengan pengembang AI manusia sepertinya, banyak orang terbantu atas penemuannya.”

“Dia ini keras kepala sekali anaknya! Pasti malas-malasan bertemu denganmu. Ku harap kalian bisa akur.. terima kasih lagi ya Xia..”

“Sama-sama Bibi..”

***

Di restoran yang sama, Xia menunggu Mikel. Tadi Xia dari kebun anggur milik salah satu temannya, kesehariannya sebenarnya tidak terlalu banyak mengurusi perusaha’an atau pun memiliki pekerjaan tetap, ia suka menyebut dirinya sendiri sebagai pengangguran. Mulai jenuh karena ia tidak benar-benar mengenal siapa itu Mikel, ia juga tidak ada ketertarikan tertentu padanya karena Mikel juga bukan tipenya, meski harus diakui bahwa Mikel itu tinggi dan tampan selain otaknya yang cemerlang. Seharusnya pria sepertinya datang tepat waktu jika mengingat reputasinya.

“Membosankan sekali.., aku mulai mengantuk”

Mikel memperhatikan Xia sekilas dari jauh, sebagai alasan sopan santun ia datang membawa bunga kecil dalam pot, terrarium. Awalnya dia ingin membeli kaktus tetapi rasanya agak kurang sopan memberinya tanaman yang berasal dari dataran gersang tersebut.

Membuat Xia tersenyum menatap pot kecil di meja. Mereka bersalaman dengan canggung.

“Senang bertemu denganmu Mikel..”

“AI ku bilang kau tidak tertarik dengan maksud basa basi kencan buta ini, apa aku salah?”

Xia tersenyum mendengarnya, terlalu cepat memahami situasi. Jelas-jelas bukan pria biasa.

“Wah, Aku malah ingin bertemu dengan AI rumahmu itu.. dia generasi paling sempurna ‘kan? Ku dengar juga sudah bisa mencocokan DNA hanya dengan pindaian matanya. Pasti sangat berguna untuk memecahkan kasus-kasus pembunuhan dan mencari buronan.”

“Namanya Ecco, aku tau kau suka tanaman dan bunga darinya juga”

“Kau benar-benar hebat..”

“Tujuan kencan kita apa?” Tanya Mikel santai dengan menatap wanita setinggi 160 an itu, rambut aslinya sepertinya lurus hitam dan berombak, tetapi Xia mengeritingnya dan menwarnainya coklat krem kemerahan jika tersorot sinar matahari. Xia menggerai rambutnya yang panjang sebahu, wajahnya bulat telur dan matanya cantik.

“Sejujurnya aku tidak suka menikah, hanya saja aku anak tunggal dan ayahku.. kau taulah..”

Xia mengangkat kedua alisnya tanda tidak terlalu suka membicarakannya.

“Semua orang tua sama saja ‘kan? Haha..” Tambah Mikel.

Mikel menyeruput jus semangka milik Xia yang belum sempat diminum, Xia hanya menempelkan bibir ke sedotan sejak menunggu Mikel. Mikel melihatnya dari jauh tadi.

“Untukku saja..”

Xia mempersilahkan. Ia lupa menawarkan menu untuk Mikel. Syukurlah pria ini tidak suka berbasa-basi.

“Maafkan aku jika aku tidak sopan.. mengatakan ini dipertemuan pertama, aku punya pilihan untukmu..”

Xia mengecek reaksi Mikel akan seperti apa, sempat terpesona melihat Mikel minum dari sedotan bekasnya, jantungnya berdebar sebentar. Mereka berciuman secara tidak langsung? Bagaimana rasanya dipeluk pas didada pria tinggi ini? Atau diangkat sebentar olehnya? Xia sejenak terbersit pikiran semacam itu. Ia tau Mikel tampan, tetapi tidak tau bahwa bertemu langsung ternyata ada efeknya juga. Xia menggelengkan mengerjapkan matanya sebentar agar sadar.

Xia.. kau sudah bukan anak kecil, kenapa masih terpancing oleh hal kecil seperti ini?. Rutuknya pada diri sendiri.

“Kau bisa menikah denganku dan membantu perusahaan kami, atau yang kedua berikan aku sperma milikmu agar ayahku tidak cerewet lagi..”

Mikel tersedak sendiri. Memicingkan matanya pada Xia yang hanya mengernyitkan alis bingung. Permintaan yang begitu tiba-tiba.

“Aku pilih nomor satu!”

“Kalau begitu beri aku anak..”

“Hei Nona! Kau pikir aku ini apa?”

“Kan ada teknologi inseminasi buatan Tuan…, kau ini ilmuan tetapi kenapa kolot sekali?”

“Tapi aku punya anak siapa seharusnya adalah hakku juga Nona..”

“Oke.. oke.., makanya ayo menikahlah denganku..”

Xia lalu tertunduk murung..

“dan ada masalah penting lagi Mikel, “

Mikel mengamatinya hati-hati. Semakin ia memandangnya semakin cantik, meski wajahnya terkesan ketus dan dingin.

“di salah satu gudang kami ada… monster, salah satu ilmuan kami mendendam dan membuat AI virus yang jika tidak segera ditangani akan menjadi wabah dunia.. hanya aku dan beberapa orang saja yang tau, aku tidak mau ayah tau..”

“AI virus? Setahuku adanya AI AI penjahat seperti milik para hacker dan ilmuan jahat lainnya. Virus?”

“Ini jenis baru, dia bisa merusak apapun yang ditemuinya. Gudang kami cabang 1 sekarang terbengkalai tidak ada aktifitas, kami mengurung AI tersebut di ruang hampa. Di Negara ini kau yang paling memahami AI dibandingkan siapapun.. aku mohon..”

“Lantas apa hubungannya dengan kau ingin bayi Nona?”

“Ayahku sakit, sudah 6 bulan ini ia mengenakan cangkok jantung dan paru-paru,”

Mikel sempat dengar bahwa Presdir Shin sakit, tidak menyangka separah itu. Sementara ayahnya Mikel cukup bugar untuk seusianya karena Ibunya sangat menjaga pola makan Presdir Chun.

“Tubuhnya sudah tidak menerima lagi, terjadi komplikasi di system cangkoknya. Umurnya tidak akan lama, mungkin setahun atau dua tahun lagi.. Terdengar konyol, tetapi aku ingin melihatnya pergi tanpa merasa khawatir aku berada disisinya siapa.. dan bagaimana kelanjutannya perusaha’an sedangkan aku tidak memiliki saudara.”

“dan itu aku?”

“Mungkin, jika kau tidak keberatan.”

Mikel langsung teringat pada Lennon, apa benar Lennon adalah anaknya dengan Xia? Tetapi kenapa bocah itu sampai lupa pada Mamanya sendiri? Kenapa pula Lennon bisa datang dari masa depan? Apa ada hubungannya dengan AI Monsternya Xia?

Xia menatapnya dengan tatapan melembut.

“Kita sama-sama orang yang tidak suka menikah, tidak akan ada banyak yang berubah nantinya..”

“Aku paham maksudmu tapi jangan memaksaku untuk menghamilimu.., katakan pada para orangtua kita bahwa butuh waktu”

“Tapi kau akan mempertimbangkannya? Menikah?”

“Bisa jadi, Monster itu aku ingin tau apa saja tentangnya”

“Hal terburuk yang ku takutkan tentangnya adalah paling tidak negeri ini hancur.. “

“Aku malah penasaran siapa ilmuan itu, kenapa mendendam dan membuat mega proyek semacam itu? Apa mantan pacarmu?”

“….”

“Kau mencampakkannya demi aku?”

“Mikel..”

“Setidaknya aku harus tau apakah aku harus membalaskan dendammu juga atau bertindak sebagai pahlawan?”

“Kenapa harus kau memakai motif demi aku?”

“Kau bilang ingin jadi istriku..” Mikel mengerlingkan matanya menggoda Xia.

Lesung pipi Mikel kini terlihat sangat jelas karena ia tersenyum tulus pada Xia, seandainya mereka dipertemukan di situasi lain barangkali Xia dan Mikel bisa menjadi pasangan normal.

Xia tersenyum simpul membentuk garis, hanya senyum basa basi karena paham Mikel hanya bercanda, laki-laki didepannya ini terkenal gila kerja dan kecintaannya pada teknologi terbarukan. Mereka menikah dan hanya begitu saja, terdengar sangat menggelikan tetapi faktanya dia memang mau Mikel menjadi suaminya karena ayahnya sudah menandai pria ini sebagai orang yang sangat kompeten dan mampu melanjutkan bisnis keluarga mereka, ayah tentunya tidak mau perusahaan jatuh ke tangan yang salah, Grub Chun dan Shin adalah raksasa teknologi pada tahun 2275 ini, bila ingin menyombongkan diri sebenarnya Mikel mampu, bahkan jika serakah maka Mikel bisa menjawab sebagai Presdir Chun dan Shin selama bersama’an karena kecemerlangannya.

Entah apa yang terjadi kedepannya, masalah utamanya sekarang adalah AI monster yang bagaikan bom waktu jika tidak segera ditangani, ia harap Ted dan Mikel segera bertemu untuk menuntaskannya. Xia tidak tau banyak mengenai hal ini.

Klik Disini, gratis kog.. masih sepi, maklum amatiran dan ini debut saya di novel online *wkwk